Konten dari Pengguna

8 Tips Membeli Motor Listrik Berdasarkan Daya Tahan Baterai

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tips Membeli Motor Listrik Berdasarkan Daya Tahan Baterai, Foto: Pexels/Jepret Pret
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tips Membeli Motor Listrik Berdasarkan Daya Tahan Baterai, Foto: Pexels/Jepret Pret

Tips membeli motor listrik menjadi perhatian utama bagi calon pembeli yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Mengingat banyaknya pilihan di pasaran dengan spesifikasi dan harga yang bervariasi, memahami hal-hal penting sebelum membeli motor listrik sangat diperlukan.

Dikutip dari jurnal Subsidi Pembelian Motor Listrik Roda Dua dalam Upaya Meningkatkan Daya Beli Masyarakat (Astuti, 2024:659), sepeda motor listrik dua roda sepenuhnya digerakkan oleh tenaga listrik sebagai sumber energinya.

Tips Membeli Motor Listrik

Ilustrasi Tips Membeli Motor Listrik Berdasarkan Daya Tahan Baterai, Foto: Pexels/Jepret Pret

Dengan mengetahui panduan dasar atau tips membeli motor listrik, pembeli dapat lebih bijak menentukan kendaraan yang sesuai kebutuhan dan gaya hidup. Berikut tips yang wajib diperhatikan saat membeli motor listrik agar daya tahan baterainya optimal:

1. Perhatikan Kapasitas dan Jenis Baterai

Pilih motor listrik dengan kapasitas baterai besar (misal di atas 2 kWh) agar jarak tempuh lebih jauh dalam satu kali pengisian.

Baterai lithium-ion atau lithium ferrous phosphate (LiFePO4) umumnya lebih awet, ringan, dan memiliki siklus pengisian lebih panjang dibandingkan baterai SLA.

2. Cek Jarak Tempuh per Pengisian

Pastikan motor listrik mampu menempuh jarak minimal sesuai kebutuhan harianmu, misal 60–100 km sekali isi daya. Semakin besar kapasitas baterai (misal 72V 38Ah), semakin jauh jarak tempuh yang bisa dicapai.

3. Pilih Motor dengan Fitur Baterai Swappable

Jika sering bepergian jauh, pertimbangkan motor dengan baterai yang bisa dilepas-pasang (swappable). Ini memudahkan penukaran baterai di titik swap dan mempercepat proses pengisian.

4. Perhatikan Waktu Pengisian Baterai

Pilih motor dengan fitur fast charging atau waktu pengisian yang sesuai rutinitasmu. Umumnya, pengisian penuh membutuhkan waktu 4-6 jam, namun beberapa model menawarkan pengisian lebih cepat.

5. Cek Siklus Hidup Baterai

Pilih baterai dengan siklus hidup tinggi (misal >1.000 kali pengisian penuh) agar lebih awet dan ekonomis dalam jangka panjang.

6. Pastikan Ada Fitur Keamanan Baterai

Pilih motor dengan sistem keamanan baterai seperti auto cut-off saat penuh, pendinginan otomatis, dan perlindungan dari overcharging untuk mencegah kerusakan.

7. Cek Infrastruktur Pengisian

Pastikan tersedia stasiun pengisian atau titik swap baterai di sekitar rute harianmu. Ini penting agar tidak kesulitan saat baterai hampir habis.

8. Riset dan Bandingkan Model

Bandingkan beberapa model motor listrik yang terkenal awet, seperti Gesits G1, Yadea G6, United MX1200 Li, Polytron Fox R, dan Alva One. Perhatikan spesifikasi baterai, jarak tempuh, dan fitur pendukung lainnya.

Dengan mengikuti tips membeli motor listrik di atas, siapa pun bisa mendapatkan motor listrik dengan baterai yang tahan lama, aman, dan sesuai kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan jauh. (Fikah)

Baca juga: 5 Tips Membeli Mobil Listrik Bekas yang Aman dan Tidak Bikin Kantong Bolong