Apakah Aki Mobil Basah Baru Harus Dicas Terlebih Dahulu? Ini Penjelasannya
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah aki mobil basah baru harus dicas terlebih dahulu? Pertanyaan ini kerap muncul di kalangan pemilik kendaraan saat mengganti aki lama dengan yang baru.
Sebagian orang mengira bahwa aki baru selalu siap pakai, padahal tidak semua aki memiliki kondisi pengisian yang sama saat dikirim dari pabrik.
Oleh karena itu, penting mengetahui jenis aki sebelum langsung menggunakannya di kendaraan agar tidak menimbulkan masalah kelistrikan.
Apakah Aki Mobil Basah Baru Harus Dicas Terlebih Dahulu?
Apakah aki mobil basah baru harus dicas terlebih dahulu? Jawabannya tergantung pada jenis aki yang dibeli. Secara umum, aki mobil basah terdiri dari dua tipe, yakni dry charged (aki basah kering) dan wet charged (aki basah isi).
Aki dry charged belum diisi penuh dari pabrik, sehingga umumnya membutuhkan proses pengisian ulang sebelum digunakan. Sedangkan aki wet charged sudah diisi cairan elektrolit dan telah melalui proses pengecasan di pabrik, sehingga biasanya langsung siap pakai.
Dikutip dari laman wuling.id, meskipun disebut aki kering (dry charged), bukan berarti aki ini tidak memiliki cairan di dalamnya.
“Faktanya, aki dry charged tetap mengandung cairan elektrolit, hanya saja dengan kadar timbal yang kecil sehingga tidak mudah menguap dan lebih efisien dibandingkan dengan aki basah (wet charged).”
Artinya, meski sudah ada elektrolit, daya listrik pada aki dry charged belum maksimal sehingga perlu diisi ulang sebelum digunakan.
Proses pengecasan aki baru, terutama dry charged, umumnya dilakukan di bengkel resmi atau toko aki sebelum diserahkan kepada konsumen.
Namun, jika membelinya secara online atau dari toko yang tidak melakukan pengecekan tegangan, sangat disarankan untuk melakukan pengecekan voltase terlebih dahulu.
Aki yang ideal digunakan memiliki tegangan sekitar 12,4 hingga 12,7 volt. Jika di bawah angka tersebut, pengecasan perlu dilakukan agar kinerja aki tidak terganggu di kemudian hari.
Mengetahui hal ini sangat penting agar kendaraan dapat berfungsi optimal sejak awal. Menggunakan aki yang belum dicas secara penuh bisa menyebabkan kesulitan saat starter, menurunkan umur pakai aki, hingga memperberat kerja alternator.
Maka dari itu, pastikan untuk memahami jenis aki yang beli dan lakukan pengisian daya terlebih dahulu jika memang diperlukan. (Arf)
Baca juga: 5 Manfaat Stabilizer Aki Mobil demi Keamanan dan Kenyamanan Berkendara