Apakah Mobil Listrik Harus Ganti Oli? Simak Jawabannya di Sini
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seiring meningkatnya popularitas kendaraan ramah lingkungan, pertanyaan seperti apakah mobil listrik harus ganti oli pun mulai sering muncul.
Banyak pengguna mobil konvensional yang masih belum memahami perbedaan mendasar antara mesin berbahan bakar dan sistem penggerak listrik.
Mobil listrik memiliki sistem kerja yang berbeda dengan mobil bensin atau diesel. Hal ini menyebabkan beberapa perawatan rutin yang biasa dilakukan pada mobil konvensional tidak lagi relevan.
Apakah Mobil Listrik Harus Ganti Oli?
Pertanyaan tentang apakah mobil listrik harus ganti oli wajar diajukan karena selama ini penggantian oli menjadi bagian penting dalam perawatan kendaraan bermesin bakar. Sementara itu, mobil listrik tidak memiliki mesin pembakaran internal.
Kendaraan ini menggunakan motor listrik untuk menggerakkan roda. Karena tidak ada proses pembakaran, maka tidak dibutuhkan oli mesin untuk melumasi piston atau crankshaft.
Oleh karena itu, mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) tidak memerlukan penggantian oli mesin seperti kendaraan konvensional.
Hal ini menjadi salah satu keunggulan mobil listrik dalam hal perawatan berkala yang lebih sederhana dan biaya operasional yang lebih rendah.
Mobil listrik tidak sepenuhnya bebas dari pelumas. Beberapa komponen seperti gearbox atau reduction gear tetap menggunakan pelumas khusus, meski tidak perlu diganti sesering oli mesin pada mobil biasa.
Selain itu, mobil listrik juga tetap memerlukan pendingin cairan (coolant) untuk mengatur suhu baterai dan sistem motor listrik.
Komponen Mobil Listrik yang Tetap Memerlukan Pelumas
Meski tidak memerlukan oli mesin, beberapa bagian pada mobil listrik tetap perlu dirawat dengan cairan tertentu. Berikut komponen yang tetap membutuhkan perhatian:
1. Gearbox (Reduction Gear).
Meskipun lebih sederhana dari transmisi mobil konvensional, bagian ini tetap memerlukan pelumas. Hal ini bertujuan agar perpindahan tenaga tetap mulus dan efisien.
Selain itu, oli pada gearbox biasanya diganti setiap 100.000 km tergantung rekomendasi pabrikan.
2. Sistem Pendingin Baterai dan Motor Listrik
Mobil listrik mengandalkan pendingin yang mengalir melalui sistem termoregulasi untuk mencegah baterai terlalu panas. Kualitas dan volume pendingin harus dijaga agar suhu tetap stabil dan komponen tidak overheat.
3. Rem dan Sistem Hidrolik
Beberapa jenis mobil listrik masih menggunakan rem hidrolik, yang artinya cairan rem tetap harus diperiksa dan diganti secara berkala.
Jadi, apakah mobil listrik harus ganti oli ? Jika yang dimaksud adalah oli mesin, maka jawabannya tidak. Hal itu karena mobil listrik tidak memiliki mesin berbahan bakar fosil.
Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan beberapa pelumas lain seperti cairan gearbox dan coolant. (Rudin)
Baca Juga: Cara Reset Oil Change PCX 160 dengan Mudah tanpa Perlu ke Bengkel