Apakah Motor 1000cc Bisa Masuk Tol? Ini Jawabannya
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah motor 1000cc bisa masuk tol? Pertanyaan ini sering muncul di kalangan pecinta motor gede (moge) yang ingin merasakan sensasi berkendara dengan nyaman di jalan tol.
Motor dengan kapasitas mesin besar memang menawarkan tenaga dan kecepatan tinggi, sehingga secara performa sebenarnya cukup mumpuni untuk melaju di jalur bebas hambatan.
Namun, aturan mengenai kendaraan roda dua di jalan tol diatur secara khusus oleh pemerintah, sehingga tidak semua jenis motor diperbolehkan.
Apakah Motor 1000cc Bisa Masuk Tol?
Apakah motor 1000cc bisa masuk tol? Jika merujuk pada peraturan, hingga saat ini kendaraan roda dua masih dilarang masuk ke jalan tol di Indonesia. Hal ini diatur secara jelas dalam Pasal 38 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2009 yang berbunyi:
“Jalan tol diperuntukkan bagi pengguna yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih.”
Dengan demikian, meskipun motor 1000cc memiliki mesin besar dan sanggup melaju dengan kecepatan tinggi, statusnya sebagai kendaraan roda dua tetap membuatnya tidak diperbolehkan masuk tol.
Namun, ada tambahan aturan penting dalam regulasi yang sama. Pasal 38 ayat (1a) menyebutkan:
“Pada jalan tol dapat dilengkapi dengan jalur jalan tol khusus bagi kendaraan bermotor roda dua yang secara fisik terpisah dari jalur jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih.”
Artinya, pemerintah sebenarnya membuka kemungkinan adanya jalur khusus untuk motor di jalan tol. Contoh nyata adalah Tol Bali Mandara di Pulau Bali dan Tol Layang MBZ Jakarta-Cikampek, yang menyediakan jalur tersendiri untuk motor.
Dari sisi keamanan, larangan ini juga masuk akal. Jalan tol dirancang untuk kendaraan dengan kecepatan rata-rata tinggi dan stabilitas prima.
Walaupun motor 1000cc mampu berlari cepat, risiko kecelakaan tetap lebih besar dibandingkan mobil, terutama jika terjadi tabrakan atau angin samping. Itulah sebabnya aturan ini masih diberlakukan demi keselamatan bersama pengguna jalan tol.
Jika ingin menikmati perjalanan jauh dengan motor 1000cc, pengendara tetap harus menggunakan jalur arteri non-tol. Meski terkesan membatasi, aturan ini dibuat untuk melindungi keselamatan baik bagi pengendara motor maupun pengguna jalan lainnya. (Arif)
Baca juga: Tarif Tol Cikampek Pemalang 2025 untuk Semua Golongan Kendaraan