Konten dari Pengguna

Apakah Nmax Turbo Pakai Roller? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Nmax Turbo pakai roller atau tidak. Foto: Unsplash.com/Vanessa Sasot
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Nmax Turbo pakai roller atau tidak. Foto: Unsplash.com/Vanessa Sasot

Apakah Nmax Turbo pakai roller menjadi pertanyaan yang sering muncul di kalangan penggemar skutik Yamaha.

Kehadiran teknologi baru pada NMAX membuat beberapa komponen konvensional mengalami perubahan signifikan. Banyak orang penasaran dengan perbedaan komponen transmisi antara Nmax Turbo dan versi sebelumnya.

Apakah Nmax Turbo Pakai Roller?

Ilustrasi Apakah Nmax Turbo pakai roller atau tidak. Foto: Pixabay.com/Shutter_Speed

Apakah Nmax Turbo pakai roller? Tidak, Yamaha Nmax Turbo tidak menggunakan roller pada sistem transmisinya.

Dikutip dari yamahadeta.co.id, roller yang biasanya menjadi komponen penting pada CVT konvensional digantikan oleh teknologi Yamaha Electric CVT (YECVT) yang lebih modern dan presisi.

YECVT bekerja secara elektrik untuk mengatur perpindahan tenaga, sehingga menghasilkan akselerasi lebih halus dan responsif tanpa memerlukan gaya sentrifugal roller.

Sistem ini juga mengurangi gesekan mekanis sehingga potensi aus pada komponen lebih rendah dan umur transmisi lebih panjang.

Perbedaan paling menonjol dengan NMAX lama terlihat pada sistem transmisi. NMAX lama masih menggunakan CVT konvensional dengan roller yang menyesuaikan rasio gigi secara mekanis berdasarkan putaran mesin.

Hal ini membuat akselerasi NMAX lama terasa kurang halus karena rasio gigi diatur oleh pergerakan roller yang bergantung pada putaran mesin.

Sementara itu, NMAX Turbo menggunakan YECVT yang dikontrol secara elektronik, perpindahan tenaga menjadi lebih halus, lebih cepat, dan lebih efisien tanpa adanya hentakan atau lag yang terasa pada NMAX lama.

Selain itu, performa mesin juga tersalurkan lebih optimal pada NMAX Turbo.

Mengutip dari yamaha-motor.co.id, mesin Nmax Turbo sendiri memakai teknologi Blue Core 155 cc dengan VVA dan sistem pendingin cairan, dirancang untuk memberikan performa stabil.

Motor ini mampu mencapai tenaga maksimum 15,1 Tk pada 8.000 rpm serta torsi puncak 14,2 Nm pada 6.500 rpm, cukup kuat untuk kegiatan harian maupun perjalanan panjang.

Rasio kompresi 11,6:1 memastikan efisiensi mesin tetap optimal, baik saat menggunakan bahan bakar RON 92 ataupun Pertalite sesuai saran dari pabrikan.

Performa CVT juga dipengaruhi oleh jenis bahan bakar yang digunakan, walau YECVT memiliki kemampuan menyesuaikan lebih baik daripada sistem roller lama.

Untuk hasil pembakaran yang optimal dan tenaga mesin tetap stabil, pabrikan menyarankan memakai bahan bakar tanpa timbal.

Meski Pertalite bisa dipakai, optimalisasi tenaga akan lebih terasa dengan bahan bakar yang direkomendasikan.

Dengan penerapan YECVT, Yamaha Nmax Turbo menghadirkan inovasi signifikan di sektor transmisi. Perubahan ini menegaskan bahwa motor modern dapat tetap bertenaga tanpa tergantung pada sistem mekanis tradisional yang rentan aus.

Secara keseluruhan, apakah nmax turbo pakai roller? Jawabannya tidak, karena YECVT telah menggantikan peran roller dengan sistem elektronik canggih yang memberikan pengalaman berkendara lebih unggul. (Khoirul)

Baca Juga: Perbedaan NMAX Turbo dan NMAX Neo, Mana yang Lebih Unggul? Cek di Sini