Apakah Oli Mesin Bisa untuk Minyak Rem? Cari Tahu Informasinya di Sini
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam merawat rem kendaraan dibutuhkan penggantian minyak rem secara berkala. Hal ini menimbulkan pertanyaan, seperti apakah oli mesin bisa untuk minyak rem, terutama bagi yang baru pertama kali melakukan perawatan kendaraan.
Dikutip dari buku Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor SMK/MAK Kelas XI, Z. Furqon, S.T., (2021:12), minyak rem adalah cairan dengan fungsi sebagai media penerus gaya pengereman dalam bentuk tekanan hidrolis ke brake piston pada caliper.
Cairan ini tidak mengandung minyak bumi dan terdiri dari alkohol, susunan kimia, dan ester.
Apakah Oli Mesin Bisa untuk Minyak Rem?
Minyak rem perlu diganti secara berkala agar bisa menjaga performa rem pada kendaraan tetap dalam kondisi yang baik. Namun, dalam melakukan pergantian ini, apakah oli mesin bisa untuk minyak rem? Berikut informasi selengkapnya untuk diketahui.
Dalam proses penggantian minyak rem, cairan ini tidak boleh digantikan dengan jenis cairan pelumas lainnya, termasuk dengan oli mesin. Sebab, kedua cairan ini memiliki fungsi yang berbeda, sehingga tidak bisa saling menggantikan.
Oli mesin digunakan sebagai pelumas untuk komponen-komponen yang ada dalam mesin dengan tujuan untuk mengurangi gesekan dan mencegah keausan. Tidak hanya itu, oli mesin juga bisa menjadi pendingin, pembersih, hingga pelindung komponen mesin dari korosi.
Fungsi tersebut berbeda dengan penggunaan minyak rem, yaitu untuk meneruskan tekanan hidrolik dari pedal rem ke komponen rem, agar kendaraan dapat berhenti.
Selain itu, minyak rem juga dirancang untuk mengatur tekanan dan pengereman pada sistem, sehingga memiliki spesifikasi yang berbeda dengan pelumas lainnya.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah minyak rem memiliki titik didih tinggi yang berbeda dari pelumas lainnya.
Dengan titik didih yang tinggi ini maka saat kendaraan melakukan proses pengereman, suhu di dalam sistem akan meningkat dan mencegah terjadinya kehilangan daya pengereman akibat boiling.
Oleh sebab itu, minyak rem tidak bisa digantikan oleh jenis pelumas lainnya, termasuk oli mesin. Memiliki fungsi dan tujuannya masing-masing membuat setiap cairan pelumas hanya bisa digunakan pada komponen tertentu dalam kendaraan.
Setelah mengetahui informasi apakah oli mesin bisa untuk minyak rem, maka bisa membuat para pemilik kendaraan lebih memahami perbedaan dari minyak rem dan oli mesin. Dengan begitu, maka bisa merawat kendaraan dengan lebih baik. (PRI)
Baca juga: Cara Merawat Rem Cakram Motor yang Harus Diketahui Pemula