Konten dari Pengguna

Apakah Sepeda Listrik Boros Listrik? Ini Penjelasannya

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah sepeda listrik boros listrik?. Foto: Unsplash/ Harley-Davidson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah sepeda listrik boros listrik?. Foto: Unsplash/ Harley-Davidson

Apakah Sepeda Listrik Boros Listrik? Pertanyaan ini sering muncul di benak masyarakat yang mulai melirik sepeda listrik sebagai alternatif transportasi modern.

Di tengah isu kenaikan harga bahan bakar minyak dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, sepeda listrik hadir sebagai solusi ramah lingkungan sekaligus praktis digunakan.

Namun, masih ada sebagian orang yang ragu mengenai konsumsi listriknya, apakah benar-benar hemat atau justru bisa menambah beban tagihan bulanan di rumah.

Apakah Sepeda Listrik Boros Listrik?

ILustrasi apakah sepeda listrik boros listrik?. Foto: Unslash/ KINGBULL Bikes

Apakah Sepeda Listrik Boros Listrik? Berdasarkan informasi dari Laman b2b.okai.co, rata-rata sepeda listrik hanya mengonsumsi daya sekitar 200 hingga 500 watt, sementara model tertentu bisa mencapai 1500 watt.

Angka ini tergolong sangat kecil bila dibandingkan dengan peralatan rumah tangga, apalagi kendaraan bermotor berbahan bakar minyak. Dari sisi energi per jarak, kebutuhan listriknya sekitar 0,01 kWh per mil atau 0,001–0,003 kWh per kilometer.

Dengan kata lain, untuk perjalanan harian sejauh 10 mil, biaya listrik yang dikeluarkan hanya sekitar Rp150–Rp300 saja jika disesuaikan dengan tarif listrik di Indonesia.

Biaya tersebut jelas jauh lebih murah dibandingkan dengan mengisi bahan bakar motor konvensional, yang bisa mencapai puluhan ribu rupiah sekali isi.

Sebagai perbandingan, baterai sepeda listrik dengan kapasitas 500 Wh (0,5 kWh) hanya membutuhkan biaya kurang lebih Rp1.000 jika dikonversi ke rupiah.

Hal ini membuktikan bahwa biaya operasional sepeda listrik jauh lebih ringan daripada kendaraan bermotor berbahan bakar minyak.

Keunggulan sepeda listrik tidak hanya berhenti pada sisi biaya. Dari segi efisiensi energi, sepeda listrik juga lebih unggul dibandingkan kendaraan lain.

Konsumsi energinya hanya seperempat dari mobil listrik, dan bahkan hanya sekitar 1/50 dari energi yang digunakan pesawat terbang.

Perbandingan ini menunjukkan betapa hematnya sepeda listrik dalam hal penggunaan energi, sehingga layak disebut sebagai salah satu moda transportasi paling efisien yang ada saat ini.

Dengan konsumsi listrik yang sangat rendah, sepeda listrik terbukti tidak boros listrik. Sebaliknya, kendaraan ini menjadi solusi mobilitas yang hemat energi, ramah lingkungan, sekaligus mendukung gaya hidup sehat. (Arif)

Baca juga: Berapa Jarak Tempuh Sepeda Listrik? Ini Penjelasan Lengkapnya