Arti Lampu Indikator pada Mobil yang Wajib Diketahui Pengemudi
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti lampu indikator pada mobil menjadi informasi penting yang sering diabaikan, padahal fungsinya vital untuk keselamatan dan perawatan kendaraan.
Setiap lampu di dashboard baik berupa simbol maupun warna mewakili sistem atau kondisi mobil. Saat tampak menyala, itu merupakan peringatan bahwa sesuatu butuh diperiksa atau segera ditangani.
Dengan memahami arti setiap lampu indikator, pengemudi bisa mengantisipasi dan mencegah potensi kerusakan serius.
Arti Lampu Indikator pada Mobil
Arti lampu indikator pada mobil perlu dipahami agar respon terhadap peringatan kendaraan tidak terlambat. Setiap warna merah, kuning, maupun hijau memberi tingkat urgensi berbeda.
Dikutip dari laman www.synchrony.com, berikut adalah arti lampu indikator pada mobil.
1. Tire Pressure (Tekanan Ban Rendah)
Lampu ini menyala saat tekanan ban tidak ideal atau ada masalah dengan sensor TPMS. Segera berhenti dan periksa tekanan ban; jika sensornya rusak, perlu pemeriksaan di bengkel
2. Low Fuel (Bahan Bakar Habis)
Menandakan cadangan bahan bakar hampir habis. Segera isi ulang—beberapa mobil juga menunjukkan estimasi jarak tempuh yang tersisa
3. Battery / Charging Alert (Aki / Sistem Pengisian)
Biasanya berupa simbol aki atau tulisan “ALT”/“GEN”. Menyala ketika alternator gagal mengisi daya, yang berarti aki tidak terisi dan mobil bisa mogok. Segera periksa sistem pengisian
4. Transmission Temperature (Suhu Transmisi Tinggi)
Tanda bahwa suhu transmisi terlalu tinggi. Perlu berhenti dengan aman, matikan mesin, dan biarkan transmisi mendingin sebelum memeriksa cairan pendingin atau meminta bantuan profesional
5. Service Vehicle Soon (Segera Servis Kendaraan)
Lampu ini menyala ketika kendaraan mendekati jadwal perawatan rutin seperti ganti oli atau rotasi ban. Segera buat janji di bengkel
6. Airbag Fault (Kerusakan Airbag)
Menandakan terdapat gangguan pada sistem airbag dan potensi ketidakfungsian saat terjadi kecelakaan. Harus segera diperbaiki.
Peran Warna pada Lampu Indikator Umum
Berikut adalah peran warna pada lampu indikator umu yang mengutip dari laman www.synchrony.com.
1. Merah
Warna menandakan masalah serius dan biasanya mengharuskan pengemudi berhenti segera untuk memeriksa atau menghubungi bengkel.
2. Kuning/Oranye
Warna ini menunjukkan peringatan penting yang butuh perhatian, meski tidak selalu bersifat darurat.
3. Hijau/Biru
Warna ini berfungsi untuk memberi tahu bahwa fitur tertentu sedang aktif, seperti lampu jauh atau cruise control.
Itulah pembahasan tentang arti lampu indikator pada mobil. Dengan memahaminya, pengendara dapat berkendara lebih aman, mencegah kerusakan, dan menjaga performa kendaraan tetap optimal. (Arif)
Baca juga: Lampu Indikator Motor Injeksi Menyala Terus, Ini 5 Penyebabnya