Konten dari Pengguna

Arti Riding Motor dan Etika Berkendara di Jalanan yang Benar

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti Riding Motor. Unsplash.com/Justeen de Castro
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti Riding Motor. Unsplash.com/Justeen de Castro

Arti riding motor merujuk pada istilah yang sering digunakan para pengendara sepeda motor. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan aktivitas mengendarai motor.

Riding motor bermakna mengendarai sepeda motor dengan maksud tertentu. Contohnya untuk keperluan sehari-hari, touring jarak jauh, atau hanya sekadar bersantai menikmati perjalanan.

Arti Riding Motor dan Etika Berkendara di Jalanan yang Benar

Ilustrasi Arti Riding Motor. Unsplash.com/Colorblind Photography

Arti riding motor bermula dari asal-usul katanya. Kata riding berasal dari bahasa Inggris yang artinya “mengendarai”. Riding motor dapat diartikan sebagai kegiatan mengendarai sepeda motor dengan tujuan tertentu.

Namun, bagi sebagian orang, riding lebih dari sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Riding motor menjadi bagian dari hobi, gaya hidup, dan sarana untuk menjalin persaudaraan antar komunitas.

Meskipun kedengarannya sangat sederhana, riding motor memerlukan teknik yang benar, keterampilan, konsentrasi, dan kesadaran penuh pada aturan dan rambu lalu lintas.

Etika Berkendara yang Benar

Ilustrasi Arti Riding Motor. Unsplash.com/Mihai Catargiu

Dalam praktiknya, riding motor tidak hanya mencakup teknik mengemudi saja, tetapi juga perlu memahami etika berkendara yang benar. Hal ini bertujuan agar perjalanan aman dan nyaman bagi semua pengendara di jalan.

Dikutip dari dephub.go.id, di bawah ini penjelasan seputar etika berkendara yang perlu diperhatikan saat riding motor:

1. Gunakan Perlengkapan Keselamatan

Gunakan perlengkapan keselamatan saat hendak berkendara, yaitu memakai helm yang terdapat standar SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu khusus berkendara. Perlengkapan saat berkendara akan melindungi dari risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.

2. Patuhi Aturan dan Rambu Lalu Lintas

Saat berada di jalanan, patuhilah aturan lalu lintas yang berlaku, seperti tidak menerobos lampu merah, melawan arus, atau berkendara di atas trotoar. Tindakan ini termasuk melanggar hukum serta membahayakan diri sendiri dan orang lain.

3. Atur Kecepatan pada Jarak Aman

Gunakan kecepatan berkendara dengan kondisi jalanan dan cuaca. Jagalah jarak yang aman dari kendaraan lain, terutama yang ada di depan. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya pengereman mendadak yang membahayakan pengendara lain.

4. Gunakan Lampu Kendaraan dan Isyarat dengan Benar

Nyalakan lampu kendaraan saat malam hari atau pada kondisi gelap. Selain itu, gunakan lampu sein dengan benar saat hendak berbelok kanan atau kiri dan berpindah jalur. Hal ini agar pengendara lain dapat mengantisipasi gerakan sesama pengguna jalan.

5. Bersikap Sopan di Jalan Raya

Saat berada di jalan, sebaiknya hindari membunyikan klakson secara berlebihan, tidak menyerobot jalur, dan selalu menghargai hak para pejalan kaki. Sikap sopan di jalan raya akan menciptakan suasana berkendara yang nyaman.

Arti riding motor adalah mengendarai motor yang mencakup kesadaran akan keselamatan, kenyamanan, dan etika saat di jalan raya. Dengan menerapkan etika berkendara yang benar, riding motor akan menjadi kegiatan yang seru dan menyenangkan. (Aya)

Baca juga: Apa itu NRKB? Ini Kepanjangan dan Fungsinya bagi Pemilik Kendaraan