Konten dari Pengguna

Cara Menyambung Kabel Busi Motor untuk Pemula

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menyambung kabel busi motor. Foto: Unsplash/ shraga kopstein
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menyambung kabel busi motor. Foto: Unsplash/ shraga kopstein

Cara menyambung kabel busi motor menjadi pengetahuan dasar yang penting, terutama bagi pemilik motor yang ingin melakukan perbaikan ringan secara mandiri.

Kabel busi berfungsi menyalurkan tegangan tinggi dari koil ke busi agar tercipta percikan api dalam proses pembakaran. Ketika kabel busi mengalami kerusakan, pengapian menjadi tidak stabil dan mesin pun sulit dinyalakan.

Cara Menyambung Kabel Busi Motor

Ilustrasi cara menyambung kabel busi motor. Foto: Unsplash/ shraga kopstein

Cara menyambung kabel busi motor juga sering dibutuhkan saat kabel mengalami putus, getas, atau longgar akibat usia pakai.

Dikutip dari laman vikingbags.com, kabel busi yang dalam kondisi baik dan tersambung sempurna sangat penting dalam menjaga kestabilan pengapian.

Sambungan yang longgar atau rusak dapat menyebabkan percikan api gagal mencapai busi secara maksimal. Dengan teknik sederhana dan alat yang mudah didapat, sambungan kabel bisa dilakukan di rumah tanpa perlu ke bengkel.

Namun, penting untuk melakukannya dengan benar agar tidak terjadi kebocoran arus listrik atau korsleting. Berikut adalah cara menyambung kabel busi motor untuk para pemula.

1. Siapkan Alat dan Bahan

Beberapa alat yang dibutuhkan antara lain cutter atau pisau kecil, isolasi listrik, kabel busi baru (jika perlu diganti sebagian), dan konektor kabel busi. Gunakan kabel berkualitas agar tahan panas dan arus tinggi.

2. Kupas Ujung Kabel

Kupas sekitar 1–1,5 cm bagian ujung kabel busi yang akan disambung. Pastikan tembaga bagian dalam tidak terpotong atau rusak. Jika sambungan memakai konektor, pastikan konektor bersih dan tidak berkarat.

3. Sambungkan Kabel

Gabungkan kedua ujung kabel yang sudah dikupas dengan cara memutar serat tembaganya secara rapat. Jika memakai konektor, masukkan kabel hingga rapat dan kencangkan. Pastikan tidak ada celah agar arus tidak bocor.

4. Isolasi Sambungan

Tutup sambungan menggunakan isolasi listrik secara rapat dan berlapis agar tahan terhadap getaran dan suhu panas mesin. Hindari menggunakan isolasi biasa karena tidak tahan panas.

5. Cek Percikan Api

Setelah disambung, nyalakan mesin dan periksa apakah busi mampu menghasilkan percikan api. Jika mesin hidup dengan normal dan tidak brebet, berarti sambungan berhasil.

Demikian ara menyambung kabel busi motor. Pemeriksaan dan penyambungan kabel busi secara rutin dapat memperpanjang usia sistem pengapian serta menjaga efisiensi pembakaran. (Arf)

Baca juga: 5 Merk Busi Motor Terbaik untuk Meningkatkan Performa Kendaraan