Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Shockbreaker Motor Rusak, Jangan Terlambat Menyadarinya

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Shockbreaker Motor Rusak, Foto:Unsplash/Harley-Davidson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Shockbreaker Motor Rusak, Foto:Unsplash/Harley-Davidson

Ciri-ciri shockbreaker motor rusak menjadi hal yang sering luput dari perhatian para pengendara, padahal komponen ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan kenyamanan saat berkendara.

Banyak orang baru menyadari adanya masalah pada shockbreaker ketika gejala kerusakannya sudah cukup parah dan mulai mengganggu perjalanan.

Kondisi ini tentu bisa berdampak negatif, tidak hanya pada performa motor, tetapi juga pada keselamatan pengendaranya.

Ciri-Ciri Shockbreaker Motor Rusak

Ilustrasi Ciri-Ciri Shockbreaker Motor Rusak, Foto:Unsplash/Francisco Requena

Ciri-ciri shockbreaker motor rusak merupakan tanda penting yang tidak boleh diabaikan oleh siapa pun yang menggunakan kendaraan roda dua.

Dikutip dari laman arnottcycles.com, shockbreaker memiliki fungsi utama sebagai peredam getaran dan guncangan, sehingga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan serta keselamatan saat berkendara.

Jika komponen ini mengalami kerusakan, maka berbagai masalah bisa timbul, baik dari segi kenyamanan maupun stabilitas motor di berbagai kondisi jalan.

Tanda awal yang sering muncul adalah suara berdecit atau berisik ketika melintasi jalan bergelombang atau berlubang. Suara ini biasanya berasal dari bagian dalam shockbreaker yang sudah aus atau pelumas yang menipis.

Selain itu, motor akan terasa lebih limbung saat menikung atau ketika melaju di kecepatan tinggi, dan bagian belakang terasa memantul berlebihan saat melewati polisi tidur atau permukaan tidak rata.

Tanda lainnya adalah munculnya oli yang merembes dari tabung shockbreaker. Kondisi ini menunjukkan adanya kebocoran yang menyebabkan penurunan performa redaman.

Kebocoran tersebut juga bisa menyebabkan getaran lebih kuat dan daya cengkeram ban yang menurun. Tak jarang, kondisi ban belakang menjadi aus tidak merata karena kerja suspensi yang tidak seimbang.

Shockbreaker yang sudah rusak juga bisa membuat posisi motor menjadi miring atau terlihat lebih rendah pada salah satu sisi. Hal ini bisa mengganggu keseimbangan kendaraan dan membuat manuver menjadi lebih sulit dikendalikan.

Dalam beberapa kasus, pengendara merasakan hentakan yang keras saat melewati jalan tidak rata, seperti tidak ada peredaman sama sekali.

Perlu dilakukan pengecekan secara berkala agar performa motor tetap optimal, terutama jika motor sering digunakan di jalanan rusak atau dalam jarak tempuh panjang.

Tindakan perbaikan dini akan jauh lebih murah dan aman dibandingkan membiarkan kerusakan berkembang lebih parah.

Ciri-ciri shockbreaker motor rusak sebaiknya dikenali sejak awal agar perjalanan tetap aman dan kenyamanan berkendara tidak terganggu. Mengabaikan gejala tersebut dapat berakibat fatal dan berdampak pada komponen lain di kendaraan.

Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada terhadap kondisi shockbreaker dan segera lakukan pemeriksaan jika menemukan tanda-tanda kerusakan. Ciri-ciri shockbreaker motor rusak wajib diketahui demi keselamatan dan ketahanan kendaraan. (KIKI)

Baca juga: 5 Penyebab Mobil Matic Gredek yang Wajib Diwaspadai