Konten dari Pengguna

Takaran Oli Shock Depan BeAT dan Cara Mengisinya dengan Tepat

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi takaran oli shock depan beat. Foto: Unsplash/ Rinald Rolle
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi takaran oli shock depan beat. Foto: Unsplash/ Rinald Rolle

Takaran oli shock depan BeAT adalah informasi penting bagi pemilik motor matic ini, terutama jika ingin melakukan perawatan sendiri di rumah.

Suspensi depan berperan dalam menjaga kenyamanan dan kestabilan motor saat melintasi berbagai medan jalan.

Jika volume oli shock tidak sesuai, maka efeknya bisa terasa langsung: motor menjadi terlalu empuk, terlalu keras, atau bahkan mengalami kebocoran pada bagian seal.

Takaran Oli Shock Depan BeAT

strasi takaran oli shock depan beat. Foto: Unsplash/ Robert Laursoo

Menurut panduan resmi dari situs hondacengkareng.com, takaran oli shock depan Honda BeAT FI (eSP) adalah 62 ml per sisi, sehingga total untuk kedua sisi fork adalah 124 ml.

Sementara itu, untuk varian BeAT Pop membutuhkan 65 ml per sisi dan BeAT karburator sebanyak 76 ml. Takaran ini disesuaikan dengan desain dan ukuran fork masing-masing varian.

Jenis oli yang digunakan pun harus tepat. Gunakan oli shockbreaker khusus yang memang dirancang untuk sistem suspensi motor, seperti Pro Honda HP Fork Oil atau merek aftermarket berkualitas.

Hindari menggunakan oli mesin karena kekentalannya berbeda dan bisa merusak kinerja shockbreaker. Pilih viskositas oli antara 5W sampai 10W untuk hasil yang seimbang antara kenyamanan dan kestabilan.

Cara Pengisian Oli Shock Depan BeAT

Ilustrasi takaran oli shock depan beat. Foto: Unsplash/Tim Mossholder

Untuk mengisi oli shock depan, pemilik motor perlu melepaskan komponen shock dari rangka motor, lalu menguras seluruh oli lama hingga benar-benar bersih.

Setelah itu, posisikan piston dalam kondisi terangkat, kemudian isi oli baru dengan bantuan alat ukur seperti gelas takar atau suntikan, sesuai jumlah yang telah ditentukan—yakni 62 ml untuk masing-masing sisi pada BeAT FI.

Setelah oli terisi, lakukan pemompaan ringan pada fork agar oli dapat tersebar merata ke seluruh bagian dalam dan udara yang terperangkap bisa keluar.

Jika sudah, pasang kembali seluruh komponen seperti semula dan periksa apakah ada kebocoran. Pemilik motor dapat melakukan uji tekan pada suspensi depan untuk memastikan bahwa kinerjanya sudah kembali normal dan seimbang.

Beberapa tanda bahwa oli shock sudah saatnya diganti antara lain: suspensi terasa terlalu keras atau justru terlalu lembek, muncul suara hentakan saat melewati jalan bergelombang, atau terlihat rembesan oli pada bagian suspensi depan.

Sebagai langkah pencegahan, penggantian oli sebaiknya dilakukan setiap 8.000 hingga 12.000 kilometer, atau setidaknya sekali dalam setahun, tergantung pada frekuensi dan kondisi pemakaian.

Dengan memastikan takaran oli yang tepat dan mengikuti prosedur pengisian secara benar, sistem suspensi depan Honda BeAT akan tetap berfungsi optimal, lebih tahan lama, serta mampu memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman setiap hari. (Arif)

Baca juga: Kegunaan Oli Shock Absorber dan Jenis-jenisnya