10 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Anak Anjing

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak semua makanan aman untuk anak anjing. Beberapa justru bisa sangat berbahaya karena sistem pencernaan dan kekebalan tubuh mereka belum berkembang sempurna. Mengutip laman PetMD dan Four Paws, berikut daftar makanan yang harus dihindari:
Cokelat: Mengandung theobromine dan kafein yang dapat menyebabkan masalah jantung dan sistem saraf anak anjing.
Bawang merah dan putih: Mengandung sulfur yang dapat merusak sel darah merah dan menyebabkan anemia.
Kismis dan anggur: Berpotensi menyebabkan gagal ginjal mendadak pada anak anjing.
Alkohol: Berbahaya karena bisa memicu muntah, diare, kesulitan bernapas, tremor, hingga kematian.
Alpukat: Mengandung persin, zat yang bisa menyebabkan muntah dan diare pada anjing.
Kacang-kacangan: Beberapa jenis kacang seperti kacang macademia dan kenari hitam bersifat toksik bagi anak anjing.
Makanan asin: Garam dalam jumlah tinggi bisa menyebabkan rasa haus dan buang air yang berlebihan, muntah, hingga diare.
Makanan manis: Mengandung gula dan pemanis buatan yang dapat menyebabkan obesitas, masalah gigi, dan diabetes.
Tomat mentah: Mengandung solanin, zat beracun untuk anjing jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Daging dan telur mentah: Bisa membawa bakteri seperti Salmonella atau E. coli yang berbahaya bagi sistem pencernaan anjing.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Bolehkah Anak Anjing Diberi Susu Sapi atau Produk Olahan Susu?
Susu sapi dan produk olahannya mengandung laktosa, sejenis gula yang membutuhkan enzim laktase untuk dicerna. Karena umumnya anjing tak memiliki enzim ini dalam jumlah cukup, mereka bisa mengalami diare, muntah, atau gangguan pencernaan lainnya setelah minum susu sapi.
Sebagai alternatif yang aman, gunakan susu formula khusus anak anjing yang telah diformulasikan sesuai kebutuhan mereka.
Apa Tanda-tanda Anak Anjing Keracunan Makanan Tertentu?
Gejala keracunan makanan pada anak anjing bisa berbeda-beda tergantung jenis zat beracun yang tertelan. Menurut PetMD, beberapa tanda umum yang harus diwaspadai antara lain:
Muntah dan diare
Kehilangan nafsu makan
Badan lemas
Kurangnya koordinasi tubuh
Gemetar, kejang, bahkan pingsan
Bagaimana Cara Menangani Anak Anjing yang Telanjur Makan Makanan Berbahaya?
Jika anak anjing tak sengaja memakan makanan berbahaya, ikuti langkah-langkah berikut:
Catat makanan yang dimakan, jumlahnya, dan waktu kejadiannya.
Perhatikan gejala yang muncul dalam beberapa jam ke depan.
Berikan cukup air dan hindari memberikan makanan lain dulu selama 12–24 jam.
Segera bawa ke dokter hewan jika anak anjing terus muntah, tampak lemas, atau menunjukkan gejala berat seperti kejang atau pingsan.
Kesimpulan
Anak anjing memiliki sistem pencernaan yang masih sensitif sehingga tak boleh diberi sembarang makanan.
Beberapa makanan manusia seperti cokelat, bawang, anggur, alkohol, alpukat hingga daging mentah sangat berbahaya bagi anak anjing.
Susu sapi dan produk olahannya bisa menyebabkan gangguan pencernaan karena mengandung laktosa.
Tanda-tanda keracunan makanan meliputi muntah, diare, lemas, gemetar, dan kejang.
Jika anak anjing keracunan, segera catat makanan yang dikonsumsi, amati gejalanya, dan bawa ke dokter hewan bila kondisi memburuk.
Baca Juga: Cara Membuat Pengganti Susu untuk Anak Anjing agar Tumbuh Sehat
