Konten dari Pengguna

3 Cara Mengatasi Anak Kucing Lemas Tidak Mau Menyusu

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak kucing lemas. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak kucing lemas. Foto: Pexels

Anak kucing yang terlihat lemas dan enggan menyusu bisa menjadi kondisi serius jika tak segera ditangani. Berikut cara mengatasi anak kucing lemas tidak mau menyusu menurut PetMD dan JAX Humane:

  1. Periksa suhu tubuh anak kucing menggunakan termometer digital. Panaskan dengan selimut hangat jika suhu < 37 °C.

  2. Tingkatkan gula darah. Teteskan larutan glukosa 5 % atau madu ke atas bibirnya.

  3. Hand‑feed menggunakan syringe atau pipet. Berikan kitten milk replacer (KMR) hangat (38–39 °C) secara perlahan tiap 2–3 jam.

Bila gejala anak kucing lemas dan tidak mau menyusu tak kunjung membaik dalam 24 jam, segera bawa anak kucing ke klinik hewan secepatnya.

Daftar isi

Penyebab Anak Kucing Lemas dan Tidak Mau Menyusu

Dijelaskan PetMD dan The Spruce Pets, beberapa penyebab umum yang membuat anak kucing lemas dan tidak mau menyusu, di antaranya:

  • Fading Kitten Syndrome (FKS): Gejalanya lemas, hipoglikemia, sulit bernapas, dan kegagalan tumbuh

  • Hipoglikemia dan hipoter­mi­a: Suhu tubuh rendah (<37°C) dan gula darah rendah sering terjadi bersamaan.

  • Infeksi (virus/bakteri/parasit): Anak kucing yang terjangkit panleukopenia, infeksi saluran pernapasan, atau parasit usus dapat membuatnya lemas, demam, dan nafsu makan turun.

  • Gangguan bawaan: Hal ini bisa berupa cacat jantung, paru, atau saluran pencernaan sehingga menghambat refleks menyusunya.

Kapan Membawa Kucing yang Lemas dan Tidak Mau Menyusu ke Dokter Hewan?

Ilustrasi anak kucing lemas. Foto: Pexels

PetMD menyarankan untuk segera membawa anak kucing ke dokter hewan jika pertolongan pertama di atas tidak berhasil, terlebih jika disertai gejala berikut:

  • Anak kucing tak aktif menyusu atau tak menunjukkan minat pada makanan/susu.

  • Terasa dingin saat disentuh.

  • Gusi pucat atau lengket.

  • Muntah berulang atau diare parah.

  • Gemetar, kejang, atau tak responsif.

  • Napas cepat, dangkal, atau sulit.

  • Tak ada perbaikan setelah diberikan kehangatan atau coba diberi makan.

Tips Lain agar Anak Kucing Pulih Lebih Cepat

Agar pemulihan anak kucing yang mengalami gejala lemas dan tidak mau menyusu semakin cepat, ikuti beberapa tips berikut ini:

  1. Ciptakan lingkungan yang bersih dan hangat dengan suhu ruangan 30–32 °C.

  2. Sterilisasi perlengkapan menyusu anak kucing, mulai dari botol, hingga kain untuk membersihkannya.

  3. Timbang berat badannya setiap hari, target kenaikan berat badan sekitar 10–15 g/hari jika berat lahirnya <100 g.

  4. Anak kucing baru dapat dianggap pulih jika energinya meningkat, ada refleks menyusu, disertai berat badan naik secara stabil.

  5. Jika menyusu langsung pada sang induk, pastikan induk sehat dan produksi ASI cukup.

Kesimpulan

  • Cara mengatasi anak kucing lemas tidak mau menyusu bisa dimulai dengan memeriksa suhu tubuh, kemudian tingkatkan gula darah, lalu hand‑feed KMR hangat.

  • Jika setelah pertolongan pertama anak kucing yang lemas dan menolak menyusu tidak membaik dalam 24 jam, atau bahkan muncul gejala lain, segera bawa ke dokter hewan.

  • Buat lingkungan hangat, bersih, dan pantau tanda pemulihan agar penyembuhan anak kucing lemas tidak mau menyusu semakin cepat.

Baca Juga: 4 Cara Membersihkan Anak Kucing Baru Lahir dengan Aman

(NDA)