Konten dari Pengguna

4 Cara Menabung Emas Antam untuk Investasi Jangka Panjang

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi emas Antam. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi emas Antam. Foto: Shutterstock

Emas Antam bisa menjadi pilihan tepat untuk Anda yang sedang mencari instrumen investasi jangka panjang dan menguntungkan. Cara menabung emas Antam pun tersedia dalam beragam metode, di antaranya:

  1. Membeli emas Antam fisik: Anda bisa membeli emas Antam di Butik Emas Logam Mulia secara rutin setiap bulan dengan menerapkan strategi dollar-cost averaging (DCA), lalu menyimpan emas di tempat yang aman.

  2. Memanfaatkan platform digital resmi LM Antam: Merujuk Logam Mulia, PT Antam Tbk kini menyediakan fitur BRANKAS pada aplikasi Mobile ANTAM Logam Mulia. Fitur ini memungkinkan Anda untuk memiliki emas fisik secara digital sehingga tak lagi perlu khawatir perihal penyimpanan fisik atau risiko kehilangan.

  3. Membuka rekening tabungan emas di Pegadaian: Pembukaan rekening bisa dilakukan melalui aplikasi Pegadaian Digital atau kunjungi kantor cabang terdekat.

  4. Menggunakan aplikasi fintech: Anda juga bisa membeli dan menyimpan emas Antam fisik secara digital di aplikasi fintech seperti Pluang atau e-Emas.

Daftar isi

Tips Memulai Tabungan Emas Antam

Menurut World Gold Council, memulai menabung emas bisa menjadi cara efektif dalam membangun kepemilikan emas secara sistematis. Agar saving emas Antam berjalan lancar, Anda bisa menerapkan tips berikut:

  • Pilih platform yang sesuai dengan tujuan menabung.

  • Daftar dan verifikasi. Unggah KTP dan foto selfie jika memilih menabung melalui aplikasi Mobile ANTAM Logam Mulia, Pegadaian, atau fintech.

  • Setel anggaran bulanan sesuai kemampuan.

  • Aktifkan pembelian otomatis. Jadwalkan pembelian emas rutin, misalnya, tiap tanggal gajian.

  • Cek perkembangan tabungan emas di aplikasi dan sesuaikan jika Anda memiliki tujuan tertentu.

Berapa Jumlah Ideal Menabung Emas Antam?

Ilustrasi emas Antam. Foto: Dok. Antam

Menurut Gold Market, tak ada jumlah ideal menabung emas karena sangat bergantung pada tujuan keuangan dan profil risiko tiap individu.

Namun, nasabah disarankan menyimpan 5% hingga 10% dari total uang investasi dalam bentuk emas, terutama jika Anda tak suka mengambil risiko besar. Untuk tujuan jangka panjang seperti dana pensiun, Anda bisa menyimpan lebih banyak, yakni 30% hingga 40% dari total investasi.

Keuntungan Menabung Emas Antam Secara Rutin

Dikutip dari buku Cerdas Investasi Emas karya William Tanuwidjaja, berikut beberapa keuntungan menabung emas secara rutin:

  • Cost averaging: Dengan membeli emas di berbagai waktu dan harga, Anda bisa mengurangi risiko saat harga emas naik turun.

  • Disiplin menabung: Seperti menabung uang, Anda juga tetap dianjurkan untuk beli emas meski harga naik.

  • Emas mudah dijual kapan saja: Jika butuh uang mendadak, emas bisa langsung dijual dengan cepat.

  • Lindungi nilai uang dari inflasi: Emas bisa menjaga nilai kekayaan Anda saat nilai uang menurun.

  • Sebagai pelengkap investasi lain: Menyimpan emas bisa membantu mengurangi risiko jika investasi lain sedang merugi.

Kesimpulan

  • Cara menabung emas Antam dapat dilakukan dengan membeli emas fisik secara rutin di Butik Logam Mulia, menggunakan fitur BRANKAS di aplikasi Mobile ANTAM, membuka tabungan emas di Pegadaian, atau lewat aplikasi fintech seperti Pluang dan e-Emas.

  • Agar tabungan emas berjalan lancar, nasabah disarankan memilih platform sesuai kebutuhan, mengatur anggaran bulanan, mengaktifkan pembelian otomatis, dan memantau perkembangan melalui aplikasi.

  • Idealnya, 5–10% dari total investasi dialokasikan ke emas, dan bisa lebih besar (hingga 30–40%) untuk tujuan jangka panjang seperti pensiun.

  • Keuntungan menabung emas secara rutin meliputi disiplin finansial, strategi cost averaging, kemudahan pencairan, perlindungan terhadap inflasi, dan sebagai diversifikasi portofolio investasi.

Baca Juga: Cara Menyimpan Emas Antam yang Aman di Tempat Khusus