4 Cara Menghilangkan Kutu Beras agar Nutrisi Beras Tetap Utuh

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kutu yang bersarang di beras sering kali sulit dihilangkan karena jumlahnya begitu banyak. Selain itu, serangga kecil tersebut dapat bertelur atau berkembang biak dengan sangat cepat.
Meskipun tidak membawa penyakit yang mematikan bagi manusia, tapi kutu bisa merusak kualitas beras. Untungnya, ada cara menghilangkan kutu beras yang bisa dilakukan dengan praktis di rumah. Apa saja?
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Menghilangkan Kutu Beras
Merangkum dari laman Proof Pest Control, berikut beberapa cara menghilangkan kutu yang sudah bersarang di beras:
Gunakan daun salam, daun jeruk, atau daun pandan: Aromanya yang kuat mampu mengusir hama, termasuk kutu beras. Bahan ini tidak akan mengubah rasa beras, justru membuatnya makin aromatik.
Semprot cuka pada wadah penyimpanan beras: Aromanya yang tajam akan membuat kutu beras menjauh.
Simpan beras dalam freezer: Suhu ekstrem akan membunuh kutu beras, termasuk telurnya yang belum menetas.
Buang beras yang telah dihinggapi kutu: Jika kutunya sudah terlalu banyak, cobalah cara ini, kemudian bersihkan wadahnya dan isi ulang dengan beras bersih.
Bagaimana Kutu Masuk ke Beras?
Dikutip dari laman Singapore Food Agency, kutu beras sebenarnya ditemukan pada tanaman padi di ladang. Saat dipanen dan dibawa ke fasilitas pengolahan padi, biasanya hama ini belum terlihat.
Pasalnya, biasanya kutu beras masih dalam bentuk telur atau lava. Telur tersebut akhirnya menetas dan berkembang biak saat beras sudah dipasarkan atau sampai ke tangan konsumen.
Apakah Beras yang Berkutu Aman Dikonsumsi?
Mengonsumsi beras yang sudah berkutu sebenarnya aman-aman saja, tapi tidak disarankan. Sebab, kandungan nutrisi seperti vitamin B dan serat di dalamnya sudah sangat berkurang.
Kalaupun ingin tetap dikonsumsi, hilangkan kutunya terlebih dahulu sebelum dimasak. Ini sesuai anjuran ahli gizi klinik Dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK dalam wawancaranya dengan kumparanFOOD. Baca penjelasan Dr. Diana lebih lanjut dalam artikel ini.
Efek Samping Makan Beras Berkutu
Meskipun nutrisinya sudah tidak lengkap, tapi tidak ada efek samping atau dampak negatif dari mengonsumsi beras yang berkutu. Mengutip penjelasan di laman Singapore Food Agency, otoritas pangan menganggap kutu beras sebagai zat alami yang tidak dapat dihindari dan tidak membawa penyakit apa pun untuk manusia.
Cara Mencegah Kutu Beras
Hama kutu pada beras bisa dicegah kemunculannya dengan cara berikut ini:
Masukkan beras ke freezer selama 2-3 hari sebelum disimpan ke wadah. Tujuannya untuk membunuh telur atau lava yang mungkin mengontaminasi beras saat proses panen.
Wadah yang digunakan harus selalu dibersihkan sebelum diisi ulang dengan beras baru.
Pastikan wadah yang digunakan kering dan tertutup rapat.
Masukkan beberapa lembar daun salam, daun jeruk, atau daun pandan ke dalam wadah beras.
Jangan simpan beras dalam jangka waktu yang sangat lama.
Baca Juga: 5 Tips Menyimpan Beras Supaya Bebas Kutu dan Tak Bau Apek
