5 Kelebihan dan Kekurangan Laptop Ultrabook untuk Jadi Panduan Sebelum Membeli

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Laptop ultrabook kini jadi pilihan populer terutama bagi profesional muda, pelajar, dan pekerja remote. Namun, sebelum memutuskan untuk membelinya, penting untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan laptop ultrabook terlebih dahulu.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Apa Saja Kelebihan Laptop Ultrabook?
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Ultrabook Review, berikut beberapa kelebihan dari laptop ultrabook:
Desain tipis dan ringan. Ultrabook didesain sangat tipis dan ringan, sehingga mudah dibawa ke mana saja. Cocok untuk kamu yang mobilitas tinggi.
Daya tahan baterai lama. Baterai ultrabook biasanya tahan lebih lama dibanding laptop konvensional, bisa sampai 8–12 jam, cocok untuk bekerja seharian tanpa colokan.
Performa cepat dan responsif. Didukung prosesor terbaru dan teknologi SSD, ultrabook mampu menjalankan aplikasi produktivitas dengan lancar tanpa lag.
Material premium. Umumnya menggunakan bahan aluminium atau magnesium yang kokoh dan memberi kesan mewah.
Fitur keamanan modern. Banyak ultrabook yang dilengkapi sensor sidik jari, kamera IR untuk face recognition, serta fitur keamanan lainnya.
Apa Kekurangan Laptop Ultrabook?
Di balik kelebihannya, Geeks for Geeks memberitahukan bahwa laptop ultrabook juga memiliki sejumlah kekurangan, seperti:
Harga relatif mahal. Karena desain dan teknologi canggih, ultrabook biasanya dijual dengan harga lebih tinggi dibanding laptop biasa dengan spesifikasi serupa.
Upgrade terbatas. Karena bodinya tipis dan komponen tertanam, upgrade RAM atau penyimpanan seringkali sulit atau bahkan tidak memungkinkan.
Port dan konektivitas minim. Beberapa ultrabook mengurangi jumlah port seperti USB-A, HDMI, atau Ethernet demi desain tipis, sehingga pengguna perlu adaptor tambahan.
Performa terbatas untuk gaming atau software berat. Ultrabook lebih fokus ke efisiensi dan mobilitas, jadi kurang cocok untuk gaming berat atau pengolahan grafis intensif.
Sistem pendinginan yang terbatas. Karena ruang internal kecil, sistem pendinginan ultrabook kadang kurang optimal, sehingga bisa lebih cepat panas saat beban kerja berat.
Tips Memilih Laptop Ultrabook yang Tepat
Memilih ultrabook yang tepat memerlukan pertimbangan matang terhadap kebutuhan dan preferensi pribadi. Selain itu, berikut faktor-faktor lain yang juga perlu dipertimbangkan dalam memilih laptop ultrabook menurut Intel.
Perhatikan kapasitas RAM dan penyimpanan SSD sesuai kebutuhan kerja.
Cek jenis dan jumlah port untuk konektivitas tanpa repot.
Pilih ultrabook dengan layar berkualitas (minimal Full HD) untuk kenyamanan mata.
Utamakan baterai dengan daya tahan minimal 8 jam.
Pastikan ada fitur keamanan seperti fingerprint atau face recognition.
Kesimpulan
Ultrabook adalah laptop tipis dan ringan yang cocok untuk pengguna yang mengutamakan efisiensi, portabilitas, dan desain premium. Kelebihannya meliputi desain elegan, baterai tahan lama (8–12 jam), performa cepat, serta fitur keamanan modern seperti fingerprint.
Namun, ultrabook juga memiliki kekurangan, seperti harganya lebih mahal, sulit di-upgrade, port terbatas, serta tidak ideal untuk gaming atau tugas berat karena sistem pendingin dan grafisnya terbatas.
Baca juga: 5 Laptop Touchscreen Terbaru 2025: Fleksibel, Canggih, dan Responsif
(NDA)
