Konten dari Pengguna

5 Mainan Anak Anjing yang Menghibur dan Edukatif

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mainan anjing. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mainan anjing. Foto: Pexels

Mainan bukan sekadar benda untuk menyenangkan anak anjing, tapi juga untuk mengasah kemampuan berpikir dan naluri mereka. Bagi adopter yang ingin membeli mainan anak anjing, simak rekomendasi dari PetMD berikut ini:

  • Mainan kunyah (chew toy), terbuat dari silikon atau karet untuk mendukung proses tumbuh gigi anak anjing.

  • Mainan tali khusus anak anjing, cocok untuk anjing yang suka menarik, mengambil benda, dan menggigit atau mengunyah benda-benda di sekitarnya.

  • Puzzle makanan, mainan untuk menyembunyikan makanan dalam salah satu mangkuk, lalu anak anjing harus menggunakan indera penciumannya untuk menebak letak makanan.

  • Mainan yang berdecit saat digigit, cocok untuk mengaktifkan naluri predator anjing.

  • Mainan lempar-tangkap, untuk membuat anak anjing bergerak aktif atau berolahraga.

Daftar isi

Apakah Anak Anjing Baru Lahir Butuh Mainan?

Ilustrasi anjing bermain. Foto: Shutterstock

Pada dasarnya, anak anjing yang baru lahir belum butuh mainan. Sebab, waktu mereka lebih banyak dihabiskan untuk minum susu dan tidur.

Mengutip laman Canine Welfare Science, anak anjing bisa diberikan mainan ketika berusia 3 minggu. Mainan yang cocok untuknya bisa berupa bola tenis, terowongan, dan sejenisnya.

Kapan Memberikan Mainan yang Dikunyah untuk Anak Anjing?

Mengutip PetMD, anak anjing bisa diberikan mainan kunyah seperti teething stick ketika berusia 12 minggu. Saat anjing baru lahir hingga 12 minggu, mereka belum butuh mainan kunyah apa pun meskipun gigi susunya mulai tumbuh.

Itu karena gigi susu anak anjing belum terlalu kuat, sehingga bisa patah apabila diberi mainan. Gigi susu akan digantikan oleh gigi permanen pada usia 12-24 minggu.

Kapan Anak Anjing Bisa Diberikan Mainan yang Lebih Kompleks?

Setelah berusia 24 minggu, anak anjing sudah bisa diberikan permainan rumit, seperti tali, puzzle makanan, mainan lempar-tangan, dan sebagainya.

Dari permainan tersebut, anak anjing akan belajar mengeksplorasi dunia. Tentunya, mereka harus terus diawasi saat memainkan aneka permainan tersebut.

Manfaat Mainan untuk Anjing

Merangkum dari Zippy Paws, mainan tidak hanya membuat anjing bahagia, tapi juga memberikan segudang manfaat lain. Apa saja?

Ilustrasi Manfaat Mainan untuk Anjing.
  • Memuaskan naluri alami anjing. Mereka memiliki naluri seperti mengunyah, mengejar, mencari, menggali, mengubur, dan berburu yang harus diasah.

  • Baik untuk mental anjing. Lewat mainan, mereka akan belajar keterampilan memecahkan masalah, merasa terhibur, dan tidak stres. Cari tahu cara melatih mental anjing lebih lanjut dalam artikel ini.

  • Mengurangi perilaku buruk. Anjing yang kurang olahraga dan distimulasi secara mental cenderung memiliki perilaku buruk, seperti mencabik-cabik barang, menggali di tempat yang tidak seharusnya, dan dan sejenisnya.

Mainan yang Tidak Direkomendasikan untuk Anak Anjing

Berikut beberapa mainan yang tidak direkomendasikan untuk anak anjing karena berbahaya:

  • Mainan yang keras.

  • Kulit mentah.

  • Mainan yang tipis.

  • Mainan yang diisi dengan busa.

  • Mainan dari logam.

  • Tulang.

Baca Juga: Cara Merawat Anak Anjing Supaya Tetap Sehat dan Aktif

Kesimpulan

  • Anak anjing bisa diberikan mainan ketika berusia 3 minggu.

  • Anak anjing yang sedang dalam proses tumbuh gigi sebaiknya diberikan mainan kunyah untuk mengurangi rasa sakit di gusinya.

  • Mainan yang kompleks seperti tali dan puzzle mainan bisa diberikan setelah anak anjing berusia 24 minggu.

  • Mainan bisa membuat anak anjing lebih aktif bergerak dan belajar tentang dunia.

  • Mainan dapat mengasah naluri alami anjing dan mendukung kesehatan mentalnya.

  • Hindari memberi mainan yang keras dan tipis pada anak anjing.