Apa Itu Edge Computing dan Cloud Computing? Ini Perbedaannya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di era digital yang serba cepat dan terhubung, edge computing dan cloud computing jadi dua teknologi utama yang digunakan untuk mengolah data secara real-time. Meski sama-sama berperan penting, keduanya memiliki prinsip dan cara kerja yang berbeda. Lantas, apa sebenarnya perbedaan antara edge computing dan cloud computing? Berikut penjelasannya.
Apa itu Edge Computing?
Menurut STL Partners, edge computing adalah suatu model komputasi yang memindahkan proses pengolahan data dari pusat data yang jauh ke lokasi yang lebih dekat dengan sumber data itu sendiri, seperti perangkat IoT, sensor, atau server lokal. Dengan memproses data di “ujung” jaringan, waktu respons menjadi lebih cepat dan latensi dapat diminimalkan.
Cloud Computing: Konsep dan Manfaatnya
Sebaliknya, cloud computing menggunakan server jarak jauh yang terpusat untuk menyimpan dan memproses data lewat internet. Menurut OVHcloud, cloud menawarkan skala besar dan fleksibel, sehingga perusahaan bisa mengakses sumber daya tanpa perlu memiliki infrastruktur fisik sendiri.
Keuntungan utama dari cloud computing adalah kemudahan skalabilitas dan manajemen, terutama untuk aplikasi yang tidak memerlukan pemrosesan data secara instan. Banyak bisnis menggunakan cloud untuk penyimpanan data besar, analitik, hingga layanan aplikasi.
Kenapa Edge Computing Diperlukan jika Sudah Ada Cloud?
Berdasarkan penjelasan dari edX, edge computing tidak menggantikan cloud, melainkan melengkapinya. Dalam banyak kasus, pengiriman data dalam jumlah besar ke cloud bisa menyebabkan keterlambatan (latency) yang tidak diinginkan dan konsumsi bandwidth yang tinggi.
Edge computing membantu mengatasi hal ini dengan memproses data langsung di dekat sumbernya. Misalnya, dalam industri manufaktur, sensor di pabrik bisa segera memproses data untuk mendeteksi masalah secara real-time, lalu data yang sudah diproses tersebut dikirim ke cloud untuk analisis lebih lanjut.
Perbedaan Utama Edge Computing dan Cloud Computing
Berikut ini beberapa perbedaan mendasar antara edge dan cloud computing:
Lokasi Pemrosesan: Edge computing dilakukan di perangkat lokal atau server dekat sumber data, sedangkan cloud computing dilakukan di pusat data jarak jauh.
Latency: Edge computing menawarkan latensi rendah karena pemrosesan dekat dengan pengguna, sedangkan cloud bisa mengalami latensi lebih tinggi karena jarak dan jaringan.
Bandwidth: Edge mengurangi kebutuhan bandwidth karena tidak semua data dikirim ke cloud, sementara cloud bergantung pada koneksi internet dan bandwidth yang besar.
Skalabilitas: Cloud lebih unggul dalam hal skalabilitas karena menyediakan sumber daya yang elastis dan besar, sedangkan edge lebih terbatas pada kapasitas perangkat lokal.
Keamanan: Keamanan edge computing dianggap lebih baik karena data diproses langsung di lokasi, sementara cloud computing mengirim data ke pusat jarak jauh yang berisiko saat transmisi.
Kapan Menggunakan Edge dan Cloud?
Mengutip laman Scale Computing, aplikasi yang membutuhkan pemrosesan data secara real-time, seperti smart traffic control, kendaraan otonom, dan robotik, lebih cocok menggunakan edge computing.
Sementara itu, cloud computing lebih ideal untuk penyimpanan data besar, analisis bisnis, dan aplikasi yang membutuhkan pengolahan komputasi berat secara terpusat. Kombinasi kedua teknologi ini justru semakin sering digunakan oleh perusahaan untuk memaksimalkan efisiensi dan performa layanan mereka.
Kesimpulan
Edge computing dan cloud computing adalah dua teknologi komputasi yang saling melengkapi dalam era digital modern. Edge computing memproses data dekat sumber untuk respon cepat dan hemat bandwidth, sementara cloud computing menyediakan kapasitas besar dan fleksibilitas untuk penyimpanan dan analisis data. Dengan memadukan keduanya, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan performa layanan secara optimal.
Baca Juga: Mengenal Aspek yang Merupakan Ciri dari Cloud Computing
