Apa Itu Frame Kacamata? Ini Fungsi, Bagian, dan Jenisnya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kacamata adalah salah alat yang banyak dipilih orang untuk mengoreksi berbagai masalah penglihatan, serta melindungi mata dari debu dan sinar matahari. Namun, tidak semua bentuk frame kacamata cocok untuk semua orang. Lantas, apa itu frame kacamata?
Frame kacamata adalah bagian rangka atau bingkai yang berfungsi untuk menahan dan menopang lensa kacamata agar tetap berada di tempatnya. Selain sebagai penyangga, frame juga menentukan kenyamanan saat digunakan dan menjadi elemen gaya atau fashion bagi penggunanya.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Mengapa Memilih Frame Kacamata yang Tepat Itu Penting?
Banyak orang hanya fokus pada lensa saat memilih kacamata, padahal frame memiliki peran penting dalam menunjang fungsi koreksi penglihatan, kenyamanan, hingga penampilan.
Material, bentuk, dan ukuran frame harus sesuai dengan kebutuhan dan karakter wajah seseorang agar kacamata benar-benar bisa digunakan secara maksimal, baik dari segi fungsi maupun estetika.
Selain itu, kesalahan memilih frame bisa membuat kacamata terasa berat, mudah melorot, bahkan bisa menimbulkan alergi atau rasa tidak nyaman di area hidung dan telinga.
Bagian-Bagian Frame Kacamata
Merujuk informasi dari Visionworks, frame kacamata terdiri dari beberapa bagian penting yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri:
Bridge (Jembatan Hidung): Bagian yang menghubungkan dua lensa dan bertumpu di atas hidung.
Rim (Bingkai Lensa): Lingkaran yang membingkai lensa. Bisa berbentuk penuh (full frame), setengah (half frame), atau tanpa bingkai (rimless).
Temples (Tangkai Kacamata): Dua batang yang menjulur ke belakang telinga untuk menahan kacamata agar tidak jatuh.
Nose Pad (Bantalan Hidung): Bagian bantalan kecil yang menyentuh hidung, biasanya bisa disesuaikan untuk kenyamanan.
Hinges (Engsel): Penghubung antara bagian rim dan tangkai. Bisa standar atau fleksibel.
Memahami komponen ini membantu kita dalam memilih frame yang tepat dan mengetahui bagaimana menyesuaikan kacamata agar lebih nyaman dipakai.
Jenis-Jenis Frame Kacamata Berdasarkan Desain
Secara umum, ada tiga jenis desain utama frame kacamata. Berikut ketiga jenis frame kacamata menurut Oscar Wylee:
Full Frame (bingkai penuh) = Cocok untuk lensa minus tinggi atau yang membutuhkan stabilitas. Tampak tegas dan cocok untuk tampilan formal.
Half Frame (bingkai setengah) = Biasanya hanya membingkai bagian atas lensa. Memberikan kesan ringan dan modern.
Rimless (tanpa bingkai) = Minimalis dan ringan, tapi membutuhkan lensa dengan kekuatan lebih karena tidak ada penyangga dari frame.
Kesimpulan
Frame kacamata adalah bagian bingkai yang menopang lensa dan berperan penting dalam kenyamanan serta penampilan pengguna. Memilih frame yang tepat penting untuk menunjang fungsi koreksi penglihatan mata, mencegah ketidaknyamanan, dan menyesuaikan dengan bentuk wajah.
Frame kacamata terdiri dari beberapa bagian seperti bridge, rim, temples, nose pad, dan hinges. Berdasarkan desainnya, frame kacamata terbagi menjadi tiga jenis, yaitu full frame (bingkai penuh), half frame (bingkai setengah), dan rimless (tanpa bingkai), yang masing-masing memiliki kelebihan sesuai kebutuhan dan gaya pemakaian.
Baca juga: Kacamata yang Cocok untuk Wajah Lonjong, Ini Rekomendasinya
(NDA)
