Biaya Perawatan Mobil Listrik, Apa Saja yang Harus Disiapkan?

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mobil listrik menjadi alternatif menarik karena biaya operasionalnya lebih rendah dibandingkan mobil konvensional. Dengan jumlah komponen mekanis yang lebih sedikit, mobil listrik juga membutuhkan perawatan rutin yang minim. Sebagai bahan pertimbangan, berikut gambaran biaya perawatan mobil listrik berdasarkan laman TransTrack dan berbagai sumber lainnya.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Biaya Operasional
Mobil listrik menggunakan listrik yang tarifnya umumnya lebih murah dibanding bensin. Biaya pengisian tergantung pada kapasitas baterai dan tarif listrik yang berlaku.
Biaya isi ulang mobil listrik di SPKLU dengan kecepatan normal berkisar Rp 2.466/kWh.
Biaya SPKLU Fast Charger sekitar Rp 25.000 per pengisian, dan Ultra Fast Charger sebesar Rp 57.000 per pengisian.
Biaya home charging berada di kisaran Rp 1.699/kWh untuk golongan daya pelanggan, seperti 1.300 VA, 2.200 VA, hingga 5.500 VA.
Biaya ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 182.K/TL.04/MEM.S Tahun 2023.
2. Biaya Servis Rutin
Mobil listrik membutuhkan servis rutin yang minim karena memiliki komponen bergerak lebih sedikit. Ini artinya mobil listrik perlu mengeluarkan biaya untuk ganti oli, gasket, atau katup seperti pada mesin pembakaran internal. Namun, biaya terbesar tetap ada pada baterai, yang performanya bisa menurun seiring waktu dan berpotensi perlu diganti.
3. Jenis Perawatan Mobil Listrik
Perawatan kendaraan listrik lebih fokus pada sistem kelistrikan dan komponen elektronik. Tergantung pada produsen dan modelnya, inspeksi mobil listrik biasanya meliputi:
Pengujian baterai: Menjaga daya tahan dan performa jangkauan jarak tempuh.
Pemeriksaan rem: Memeriksa rem dan minyak rem agar berfungsi dengan baik.
Pemeriksaan sistem elektronik: Mencakup pembaruan perangkat lunak dan pemeriksaan sistem elektronik kendaraan.
Pemeriksaan ban: Cek tekanan dan keausan secara rutin.
Cairan pendingin baterai: Mencegah panas berlebih yang dapat memengaruhi performa mobil.
Sistem lampu dan sinyal: Mencakup pemeriksaan semua lampu dan perangkat kelistrikan lainnya.
Suspensi dan kemudi: Diperiksa keausannya secara berkala.
4. Tips Merawat Mobil Listrik
Berikut beberapa tips perawatan mobil listrik agar performanya tetap optimal dan terhindar dari kerusakan.
Jangan biarkan baterai benar-benar kosong karena dapat merusak sel baterai. Segera isi ulang ketika daya baterai sekitar 20-30 persen.
Hindari mengisi baterai terlalu penuh karena dapat meningkatkan suhu baterai dan mempercepat degradasi.
Pastikan sumber daya yang digunakan untuk mengisi daya mobil listrik sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh produsen.
Parkir mobil di tempat yang sejuk untuk menjaga suhu baterai. Suhu ekstrem dapat menurunkan kinerja baterai.
Hindari menyimpan mobil dalam kondisi baterai kosong lama. Hal ini dapat menyebabkan penurunan tegangan dan merusak baterai.
Selalu periksa buku manual dan informasi perawatan yang diberikan oleh produsen kendaraan.
Baca Juga: Manfaat Mobil Listrik bagi Lingkungan dan Kehidupan di Masa Depan
(SA)
