Konten dari Pengguna

Cara Membersihkan Telinga Anak Anjing secara Aman

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak anjing. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak anjing. Foto: Pexels

Membersihkan telinga anak anjing termasuk dalam bagian perawatan yang tak boleh terlewatkan. Simak panduan lengkap dari laman Wag! berikut tentang cara membersihkan telinga anak anjing secara aman untuk mencegah infeksi dan penyakit telinga lainnya.

  • Siapkan perlengkapan yang dibutuhkan, seperti kain kasa atau bola kapas, semangkuk air hangat, larutan pembersih telinga khusus anjing, dan handuk kering.

  • Posisikan anak anjing dalam kondisi tenang. Pegang salah satu telinganya dengan lembut agar bagian dalam telinga terlihat jelas.

  • Bungkus jari dengan tisu atau kain kasa, lalu celupkan ke air hangat dan peras hingga tidak terlalu basah.

  • Bersihkan area lubang telinga secara perlahan dengan gerakan memutar untuk mengangkat kotoran.

  • Jika menggunakan cairan pembersih telinga, teteskan cairan secukupnya ke dalam telinga, lalu pijat bagian pangkal telinga selama sekitar 30 detik.

  • Biarkan anak anjing menggelengkan kepalanya untuk mengeluarkan kotoran yang larut. Gunakan handuk untuk menyeka sisa cairan yang menetes ke wajah atau bulu.

  • Seka kembali bagian dalam telinga dengan kain kasa atau tisu basah, tetapi jangan memasukkan jari terlalu dalam, cukup sampai satu ruas jari saja.

Daftar isi

Apakah Perlu Menggunakan Cairan Pembersih Telinga?

Pemilik sangat disarankan menggunakan cairan pembersih telinga (ear cleaner) khusus anjing yang berkualitas. Mengutip laman American Kennel Club, hindari produk yang mengandung alkohol atau hidrogen peroksida karena dapat menyebabkan iritasi.

Beberapa produk ear cleaner juga mengandung bahan antibakteri atau antijamur yang dapat membantu mencegah infeksi serta membersihkan penumpukan kotoran lebih efektif.

Apakah Boleh Menggunakan Cotton Bud?

Penggunaan cotton bud atau benda dengan ujung runcing justru bisa mendorong kotoran lebih dalam ke saluran telinga. Bahkan, ada risiko melukai saluran atau bahkan gendang telinga anak anjing yang masih sangat sensitif. Lebih aman menggunakan kain kasa atau kapas yang dibalut di ujung jari.

Seberapa Sering Telinga Anak Anjing Perlu Dibersihkan?

Frekuensi membersihkan telinga tergantung pada kondisinya. Untuk perawatan rutin bersihkan 1-2 kali sebulan. Jika anjing memiliki riwayat alergi atau infeksi telinga bisa dibersihkan lebih sering. Pembersihan telinga rutin dianjurkan jika telinga basah, seperti setelah berenang atau mandi.

Tanda-tanda Infeksi Telinga yang Harus Diwaspadai

Menurut Cornell College of Veterinary Medicine, berikut tanda-tanda infeksi telinga pada anak anjing:

  • Telinga tampak kemerahan

  • Sering menggaruk telinga atau kepala

  • Menggelengkan kepala terus-menerus

  • Keluarnya cairan atau kotoran dalam jumlah banyak

  • Muncul bau tidak sedap dari telinga

  • Anjing tampak kesakitan saat telinganya disentuh

Jika Anda mencurigai adanya infeksi, segera konsultasikan ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kesimpulan

  • Gunakan kain kasa dan cairan pembersih khusus anjing, hindari cotton bud.

  • Bersihkan telinga dengan lembut, jangan terlalu dalam.

  • Lakukan pembersihan 1–2 kali sebulan atau sesuai kebutuhan.

  • Waspadai tanda infeksi seperti bau, kemerahan, dan cairan berlebih.

  • Konsultasikan ke dokter hewan jika muncul gejala infeksi atau rasa sakit.

Baca Juga: Cara Merawat Anak Anjing Umur 2 Bulan agar Tumbuh Sehat