Cara Menabung Emas Antam untuk Pemula sebagai Investasi

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang kini mulai menabung emas Antam sebagai bentuk investasi jangka panjang karena nilainya yang stabil dan risikonya yang rendah. Terlebih lagi, emas Antam memiliki nilai jual tinggi serta mudah dicairkan kapan saja. Agar tidak salah langkah, penting memahami cara menabung emas Antam untuk pemula dengan tepat. Simak panduan lengkapnya di bawah ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Tentukan Tujuan Keuangan
Sebelum memutuskan menabung, tentukan dulu apa tujuan keuangan yang hendak dicapai, apakah itu untuk dana darurat, pendidikan, membeli kendaraan, maupun persiapan pensiun. Dengan menetapkan tujuan, ini membantu mengatur jangka waktu, jumlah emas yang ingin dikumpulkan, dan frekuensi pembelian.
2. Kenali Toleransi Risiko
Meski tergolong aman, emas tetap memiliki risiko. Mengutip laman Physical Gold, berikut hal yang perlu diperhatikan:
Tidak menghasilkan pendapatan tetap seperti saham atau obligasi. Keuntungannya hanya berasal dari kenaikan harga.
Harga emas fluktuatif, yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, inflasi, nilai tukar mata uang, permintaan pasar, hingga gejolak geopolitik.
Butuh biaya penyimpanan emas fisik, seperti brankas atau layanan safe deposit box (SDB), dan tambahan biaya asuransi jika dibutuhkan.
3. Pilih Metode Menabung Emas
Ada dua cara utama untuk mulai menabung emas Antam, di antaranya:
Menabung emas fisik: Bisa dibeli secara langsung dan menyimpannya sendiri. Emas fisik tersedia di Bukti Emas Logam Mulia, Pegadaian, dan toko emas terpercaya.
Menabung emas digital: Bisa dibeli melalui aplikasi atau platform resmi. Misalnya Pegadaian Digital, Indogold, Pluang, Bareksa, dan sebagainya.
4. Pantau Harga Pasar Secara Berkala
Hindari membeli emas Antam secara impulsif, pastikan harga emas dalam tren yang menguntungkan. Lakukan riset pasar sederhana berikut:
Cek harga emas harian seperti di situs resmi Logam Mulia.
Beli saat harga turun signifikan, misalnya saat inflasi tinggi atau kondisi ekonomi melemah.
Terapkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA), yaitu membeli emas secara rutin dengan jumlah kecil agar terhindar dari risiko beli di harga tertinggi
5. Beli Emas Antam Sesuai Kemampuan
Emas Antam tersedia dalam berbagai gramasi, mulai dari 0,1 gram, 0,5 gram, hingga 1.000 gram. Tetapkan jadwal atau nominal tabungan yang konsistem agar menabung bisa dilakukan secara terencana.
6. Simpan Emas Antam dengan Aman
Jika memilih menabung emas Antam fisik, emas disimpan di tempat yang aman:
Gunakan safe deposit box (SDB) di bank untuk perlindungan ekstra
Beli brankas pribadi yang tahan api dan pencurian.
Untuk emas digital, pastikan memilih platform resmi yang berizin dan dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) atau Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK).
7. Keunggulan Investasi Emas Antam
Berikut ini adalah beberapa keunggulan investasi maupun menabung emas Antam.
Bersertifikasi LBMA (London Bullion Market Association) sehingga mutu dan keasliannya diakui secara internasional.
Dilengkapi teknologi CertiCard, untuk menjamin keaslian dan kemurnian produk.
Memiliki sistem keamanan berlapis, mulai dari kemasan kuat hingga sertifikat keaslian yang menyatu dengan produk.
Tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Mudah dicek keasliannya melalui aplikasi CertiEye dengan cara memindai QR Code di kemasan.
Nilai jual kembali tinggi dan mudah dicairkan kapan saja.
Baca Juga: Cara Cek Nomor Seri Emas Antam: Panduan Praktis agar Tak Tertipu
(SA)
