Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Anak Anjing Tidak Mau Makan

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak anjing. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak anjing. Foto: Unsplash

Perilaku anak anjing yang tiba-tiba tidak mau makan sering kali membuat pemilik bingung dan khawatir. Untuk membantu mengatasinya, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan agar anak anjing kembali berselera makan, dikutip dari laman Small Door Veterinary.

  • Ganti jenis makanan secara bertahap, variasikan jenis makanan antara makanan basah dan kering, atau campurkan keduanya.

  • Tambahkan campuran yang aman, seperti ayam rebus, ikan kukus, atau sedikit kaldu ke dalam makanannnya. Hindari bahan berbahaya seperti bawang merah, bawang putih, atau makanan berbumbu.

  • Makanan hangat dapat membuatnya lebih menarik bagi anak anjing. Tambahkan sedikit air hangat atau panaskan sebentar dalam microwave.

  • Ajak anak anjing jalan-jalan atau lakukan jenis olahraga lain sebelum waktu makan untuk membantu mereka membangun nafsu makan.

  • Tetapkan jadwal makan yang teratur setiap harinya. Rutinitas ini akan membantu anak anjing memahami kapan waktunya makan.

Daftar isi

Apa Penyebab Anak Anjing Tidak Mau Makan?

Anak anjing yang tak mau makan bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mengutip The Spruce Pets, berikut beberapa penyebab yang umum terjadi:

  • Pemilih makanan (picky eater): Beberapa anak anjing memiliki preferensi tertentu terhadap makanan dan akan menolak jenis makanan lain yang tak mereka sukai.

  • Stres atau perubahan lingkungan: Perubahan rutinitas, berpindah rumah, kehadiran hewan peliharaan baru, atau bahkan bayi baru di rumah bisa menyebabkan stres yang menurunkan nafsu makan.

  • Suhu tinggi: Cuaca yang terlalu panas dapat mengurangi keinginan makan pada anak anjing.

  • Tumbuh gigi atau nyeri mulut: Tumbuh gigi dapat menimbulkan rasa tak nyaman. Luka di mulut, infeksi, benda asing, atau gigi patah juga bisa menjadi penyebab.

  • Masalah pencernaan: Gangguan pencernaan seperti perut kembung, infeksi saluran cerna, hingga parasit bisa menyebabkan anak anjing kehilangan nafsu makan

  • Penyakit lain: Beberapa kondisi medis seperti gangguan hati, gagal ginjal, diabetes, atau penyakit lainnya dapat menyebabkan penurunan nafsu makan.

Berapa Lama Anak Anjing Bisa Bertahan Tanpa Makan?

Secara umum, anak anjing dapat bertahan tanpa makan selama 12 hingga 24 jam, tergantung pada usia dan kondisi kesehatannya. Anak anjing sangat rentan mengalami hipoglikemia (penurunan gula darah) yang bisa memicu komplikasi serius.

Mereka juga lebih mudah mengalami dehidrasi dibanding anjing dewasa sehingga kehilangan asupan makanan dan cairan dalam waktu singkat bisa berbahaya.

Kapan Anak Anjing Tidak Mau Makan Harus Dibawa ke Dokter Hewan?

Ilustrasi anak anjing. Foto: Unsplash

Mengutip dari laman ManyPets, segera bawa anak anjing yang tidak mau makan ke dokter hewan jika menunjukkan tanda-tanda berikut:

  • Tidak mau makan lebih dari 24 jam.

  • Disertai muntah, diare, dan lemas.

  • Terlihat kesakitan atau merasa tidak nyaman.

  • Tidak buang air besar, atau tinja terlihat tidak normal.

  • Menunjukkan tanda-tanda hipoglikemia, seperti lemah, goyah saat berjalan, atau mengalami kejang.

  • Diduga makan sesuatu yang beracun, seperti obat-obatan, bahan kimia, atau tanaman.

Kesimpulan

  • Anak anjing bisa tidak mau makan karena stres, cuaca panas, tumbuh gigi, gangguan pencernaan, atau penyakit serius.

  • Ganti makanan secara bertahap dan tambahkan campuran aman seperti ayam rebus atau kaldu agar lebih menarik.

  • Sajikan makanan hangat, ajak bermain sebelum makan, dan buat jadwal makan teratur.

  • Segera periksa ke dokter jika anak anjing tidak makan lebih dari 24 jam atau muncul gejala seperti muntah, diare, lemas, atau terlihat kesakitan.

Baca Juga: Cara Merawat Anak Anjing agar Tumbuh dengan Baik