Konten dari Pengguna

Cara Mengatur Jadwal Olahraga yang Aman Saat Menjalankan Puasa

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Olahraga. Foto: Jacob Lund/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Olahraga. Foto: Jacob Lund/Shutterstock

Puasa bukanlah penghalang bagi seorang Muslim untuk tetap berolahraga. Justru, aktivitas fisik yang dilakukan dengan cara yang tepat dapat membantu menjaga kebugaran tubuh, memperkuat otot, dan meningkatkan energi.

Namun, pengaturan waktu olahraga harus diperhatikan agar tidak menyebabkan kelelahan berlebih. Untuk itu, simak cara mengatur jadwal olahraga yang aman saat menjalankan puasa berikut ini.

Cara Mengatur Jadwal Olahraga Saat Menjalankan Puasa

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI, waktu olahraga sangat memengaruhi kondisi tubuh selama berpuasa. Agar terhindar dari risiko dehidrasi dan kelelahan, waktu latihan harus dipilih dengan tepat.

Berikut pilihan waktu yang direkomendasikan:

  • 30-60 menit sebelum berbuka puasa: Waktu ini ideal karena setelah selesai berolahraga, tubuh langsung mendapatkan cairan dan nutrisi dari menu berbuka.

  • 1-2 jam setelah berbuka puasa (Iftar): Tubuh sudah terisi energi sehingga olahraga dapat dilakukan dengan optimal, terutama bagi yang ingin berlatih dengan intensitas sedang.

  • Sebelum sahur: Cocok bagi Anda yang terbiasa bangun lebih awal dan menginginkan olahraga ringan seperti yoga atau jalan santai.

5 Olahraga yang Cocok Dilakukan Saat Bulan Ramadhan

Setelah memahami cara menyesuaikan jadwal olahraga agar tetap aman selama berpuasa, penting juga untuk memilih jenis latihan yang sesuai dengan kondisi tubuh pada bulan Ramadhan.

Merujuk pada laman Dispora Kota Palembang, berikut beberapa rekomendasi olahraga yang dinilai ideal dilakukan selama Ramadhan:

1. Jalan Santai

Jalan santai merupakan aktivitas yang tampak sederhana namun memiliki manfaat besar untuk menunjang kesehatan, terutama bagi jantung dan tulang. Agar tubuh tidak kehilangan terlalu banyak energi, waktu paling disarankan adalah menjelang berbuka, misalnya pada sore hari.

2. Yoga

Saat sedang berpuasa, yoga menjadi pilihan tepat karena mampu mengurangi rasa letih dan pusing yang sering muncul akibat kekurangan asupan. Selain itu, gerakan yoga dapat melancarkan aliran darah ke otak sehingga tubuh terasa lebih rileks dan stabil.

3. Treadmill atau Jogging

Latihan menggunakan treadmill juga cocok dilakukan selama berpuasa karena tekanannya lebih ringan dibanding lari intens. Untuk menghindari penurunan stamina, mulailah dengan jalan santai terlebih dahulu sebelum meningkatkan intensitas gerakan ke jogging.

4. Senam Zumba

Olahraga dengan gerakan aerobik ini tidak hanya menjaga kesehatan jantung, tetapi juga membantu melepaskan stres dan ketegangan setelah seharian beraktivitas dalam kondisi berpuasa.

5. Pilates

Pilates bisa jadi pilihan olahraga ringan yang nyaman untuk dilakukan sambil menunggu waktu berbuka. Latihan ini dapat membantu memperbaiki postur tubuh, meningkatkan kelenturan, serta meredakan stres sehingga tubuh tetap rileks meski sedang berpuasa.

Baca Juga: Cara Menjaga Pola Tidur Saat Puasa Ramadhan agar Energi Tetap Optimal