Cara Menghangatkan Anak Anjing yang Kedinginan, Pakai 4 Pemanas Ini!

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak anjing belum bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri sebelum berusia sekitar satu bulan, sehingga mereka rentan merasa kedinginan. Oleh karena itu, adopter harus paham bagaimana cara menghangatkan anak anjing yang kedinginan.
Mengutip laman Hartz, anak anjing yang baru lahir harus didekatkan dengan induknya agar tetap hangat. Jika tidak memiliki induk, maka adopter harus menyediakan alat penghangat di kandang anak anjing. Berikut beberapa pilihan alat penghangatnya:
Bantalan penghangat: Pastikan alatnya dirancang khusus untuk hewan peliharaan, lalu lapisi dengan selimut.
Botol berisi air panas: Bungkus botol dengan kain tebal atau handuk.
Lampu penghangat: Letakkan di dalam kandang anak anjing.
Kantung berisi beras hangat: Panaskan di microwave selama 60 detik.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Kenapa Anak Anjing Harus Hangat?
Anak anjing harus dijaga tetap hangat agar tidak mengalami masalah kesehatan. Jika dibiarkan kedinginan, pencernaannya bisa terganggu, sulit menyusu, dan menderita gangguan sistem kekebalan tubuh.
Anak anjing yang baru lahir juga rentan mengalami hipotermia yang mengancam jiwa. Itu karena mereka belum dapat menghasilkan panas tubuhnya sendiri.
Berapa Suhu Tubuh Normal Anak Anjing?
Saat lahir, suhu tubuh anak anjing harus berada di kisaran 35°C sampai 37°C. Jika turun hingga di bawah 34,5°C, anak anjing berisiko mengalami hipotermia.
Selama tiga minggu berikutnya, suhu tubuh anak anjing akan perlahan naik hingga mencapai 37,2-37,8°C. Setelah itu, anjing mampu mempertahankan suhu normal tubuhnya di angka 38,6°C.
Suhu Ruangan untuk Anak Anjing
Suhu ruangan di kandang atau ruangan anak anjing harus disesuaikan dengan usianya. Dikutip dari Hartz, berikut suhu ruangan yang ideal untuk anak anjing berdasarkan usianya:
Newborn - 1 minggu: 29º hingga 32ºC
Usia 1 - 2 minggu: 26º hingga 29ºC
Usia 2 - 3 minggu: 24º hingga 26ºC
Usia 3 - 4 minggu: 21º hingga 24ºC
Gejala Anak Anjing Kedinginan
Mengutip PetMD, kebanyakan anjing akan segera “memberi tahu” adopter jika merasa kedinginan. Untuk menunjukkan keresahannya, mereka melakukan hal berikut:
Menggigil atau gemetar.
Mengangkat kaki ke udara.
Merengek.
Postur tubuh bungkuk, dengan punggung melengkung dengan perut ditekuk.
Menekuk ekornya.
Menunjukkan perubahan perilaku, seperti kurang aktif, linglung, atau tidak fokus.
Tidak mau berjalan.
Tanda-Tanda Anak Anjing Mengalami Hipotermia
Apabila anak anjing tidak segera dihangatkan saat kedinginan, mereka berisiko mengalami hipotermia. Berikut tanda-tandanya:
Lemah atau lesu.
Otot kaku.
Perubahan gaya berjalan.
Penurunan fungsi mental (kebingungan).
Penurunan kesadaran.
Hipotermia adalah kondisi yang serius. Jadi, jika anak anjing Anda mengalami tanda-tanda di atas, segera hangatkan tubuhnya dengan hati-hati, lalu bawa ke dokter hewan.
Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Grooming Anak Anjing? Inilah Jawabannya
Kesimpulan
Anak anjing yang baru lahir belum memiliki kemampuan untuk menghasilkan panas tubuhnya sendiri.
Anak anjing yang baru lahir harus didekatkan dengan induknya agar tetap hangat.
Jika induk tidak ada di dekatnya, anak anjing bisa dihangatkan menggunakan alat penghangat, seperti bantalan, botol berisi air panas, dan sebagainya. Baca cara merawat anak anjing tanpa induk selengkapnya dalam artikel ini.
Anak anjing yang kedinginan bisa mengalami gangguan pencernaan hingga hipotermia.
Anak anjing yang dingin akan kelihatan menggigil dan merengek pada adopternya.
Salah satu tanda anak anjing hipotermia adalah mengalami penurunan fungsi mental atau terlihat kebingungan.
Suhu tubuh anak anjing yang normal adalah kisaran 35°C sampai 37°C.
Suhu ruangan yang ideal untuk anak anjing yang baru lahir adalah 29º hingga 32ºC.
