Cara Mengobati Anak Anjing Cacingan yang Terbukti Ampuh

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak anjing rentan mengalami cacingan karena sistem kekebalan tubuhnya masih lemah. Jika mengalaminya, satu-satunya cara mengobati anak anjing cacingan yang terbukti ampuh adalah dengan memberikan obat cacing.
Dikutip dari laman PetMD, jenis obat cacing yang diberikan pada anak anjing harus disesuaikan dengan jenis cacing yang menginfeksinya. Segera konsultasikan ke dokter hewan untuk mendapatkan obat cacing yang tepat.
Obat cacing khusus anjing yang dijual di pasaran belum tentu ampuh. Sebab, obat tersebut belum tentu tepat untuk jenis cacing yang bersarang di tubuh anak anjing.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Jenis Cacing yang Sering Menginfeksi Anjing
Ada empat jenis cacing parasit yang sering menginfeksi anjing, yakni cacing tambang, cacing gelang, cacing cambuk, dan cacing pita.
Cacing tambang: Menempel pada dinding usus halus anjing dan menghisap darah. Parasit ini mematikan untuk anak anjing, karena bisa membuat mereka kehilangan terlalu banyak darah.
Cacing gelang: Sebagian besar anak anjing lahir dengan larva cacing gelang berukuran mikroskopis di jaringan tubuhnya. Jika tidak diobati tepat waktu, parasit ini dapat menyebabkan kematian lewat penyumbatan usus.
Cacing cambuk: Parasit ini hidup di sekum yang menempel pada bagian pertama usus besar anjing. Walaupun tidak mematikan, tapi gejalanya cukup mengkhawatirkan.
Cacing pita: Parasit ini hidup di usus anjing dan cenderung tidak berbahaya untuk kesehatan anjing, tapi bisa menyebabkan iritasi di sekitar anus.
Gejala Anjing Terkena Cacing Tambang
Dikutip dari PetMD, kebanyakan anjing tidak menunjukkan tanda-tanda klinis apa pun saat terserang cacing tambang. Tapi, jika parasit ini semakin berkembang, biasanya akan terlihat gejala-gejala berikut:
Stamina buruk
Kotoran berwarna gelap dan berlendir
Diare berdarah
Penurunan berat badan
Anemia
Lemah
Gejala Anjing Terkena Cacing Gelang
Gejala infeksi cacing gelang lebih sering tampak pada anak anjing dibandingkan anjing dewasa. Berikut tanda-tandanya:
Perut buncit
Pertumbuhan tubuh tidak bagus
Ada cacing gelang di tinja atau muntahan anjing.
Gejala Anjing Terkena Cacing Cambuk
Kebanyakan anjing yang terserang cacing cambuk hanya mengalami sedikit gejala, yaitu:
Penurunan berat badan
Dehidrasi
Anemia
Perut buncit
Diare berdarah atau berlendir
Gejala Anjing Terkena Cacing Pita
Tanda-tanda infeksi cacing pita yang bisa terlihat pada anjing cukup minim. Untuk mengetahuinya, Anda bisa cek bulu di area anus anjing. Jika ada hewan berbentuk seperti nasi yang tersangkut, maka itu adalah cacing pita.
Baca Juga: Kenali Serangan Jantung pada Anjing, Diduga Jadi Penyebab Snowee Mati
Cara Mencegah Anak Anjing Cacingan
Ikuti langkah-langkah sederhana dari laman RSPCA berikut ini untuk mencegah anjing terserang cacingan:
Disinfeksi mangkuk makanan dan minuman anjing secara teratur.
Pastikan kandang dibersihkan dan didisinfeksi secara teratur.
Berikan obat cacing pada anjing hamil untuk mencegah anak anjing tertular cacingan. Tapi harus di bawah pengawasan dokter. Panduan perawatan anjing hamil bisa disimak lebih lanjut dalam artikel ini.
Segera bersihkan kotoran anjing dan buang dengan hati-hati.
Cuci tangan Anda sesering mungkin, terutama setelah membuang kotoran anak anjing.
Kontrol rutin kesehatan anak anjing ke dokter hewan.
Kesimpulan
Cara mengobati anak anjing cacingan yang terbukti ampuh adalah dengan memberikan obat cacing.
Obat cacing untuk anak anjing harus disesuaikan dengan jenis cacing yang bersarang dalam tubuhnya.
Ada empat jenis cacing yang sering menginfeksi anjing, yakni cacing tambang, cacing gelang, cacing cambuk, dan cacing pita.
Cacing tambang dan gelang merupakan parasit yang mematikan untuk anak anjing.
Kotoran berwarna gelap dan berlendir adalah salah satu tanda anjing terserang cacing tambang.
Pencegahan cacingan pada anak anjing sebaiknya dilakukan sejak induknya hamil.
