Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk agar Tumbuh Sehat

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sama seperti manusia, kucing yang baru lahir tidak bisa langsung mengurus dirinya sendiri. Pada usia 0-4 minggu, kucing masih belajar cara mengeong, berjalan, dan mengatur suhu tubuh dari induknya.
Jika bayi kucing terpisah dari induknya, maka sudah menjadi tugas adopter untuk merawatnya tersebut agar tumbuh sehat. Pertanyaannya, bagaimana cara merawat anak kucing tanpa induk?
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk
Merujuk pada laman Animal Medical Center Murfreesboro, berikut cara merawat anak kucing tanpa induk yang harus diketahui setiap adopter.
Bawa anak kucing ke dokter hewan. Di minggu pertama kehidupannya, kucing sebaiknya diperiksa secara menyeluruh oleh dokter untuk menilai kesehatannya.
Memastikan kucing tetap hangat. Siapkan selimut dan jaga suhu kandang kucing tidak lebih dari 29°C agar mereka tidak kedinginan yang dapat berujung hipotermia. Kenali ciri-ciri kucing yang kedinginan dengan menyimak artikel ini.
Beri makan kucing setiap 2-4 jam. Adopter harus memberi anak kucing susu formula khusus. Diskusikan dengan dokter hewan terkait susu yang sesuai dengan kebutuhan kucing.
Pastikan berat badan kucing bertambah. Anak kucing harus mendapatkan penambahan berat badan sekitar 14 gram per hari atau 113 gram per minggu agar masuk kategori sehat.
Apakah Kucing Boleh Minum Susu Sapi?
Jangan memberikan susu sapi pada anak kucing. Dikutip dari laman PetMD, seiring bertambahnya usia, tubuh kucing akan kehilangan enzim yang dibutuhkan untuk memecah susu dengan baik. Dengan kata lain, tubuhnya tidak toleran terhadap laktosa.
Ketika kucing dipaksa mengonsumsi susu sapi, mereka akan mengalami muntah, diare, atau sakit perut. Jadi, berikan susu formula yang hanya disarankan dokter hewan kepada anak kucing Anda. Selain itu, selalu pastikan susu tersebut bersuhu hangat.
Baca Juga: Apakah Anak Kucing Umur 1 Minggu Boleh Minum Air Putih? Cek Jawabannya di Sini
Pedoman Memberi Susu Formula Pada Anak Kucing
Berikut pedoman pemberian susu formula pada anak kucing yang dirangkum dari laman Shelter Medicine.
Pastikan suhu tubuh kucing hangat agar sistem pencernaannya lancar.
Siapkan susu formula yang hangat sesuai rekomendasi dokter.
Rata-rata anak kucing harus mengonsumsi 2 sendok makan atau 30 ml susu formula per 114 gram berat kucing.
Anak kucing yang lemah, sakit, atau kurus tidak perlu diberi makan setiap 2 jam, cukup sesuaikan dengan kebutuhannya. Sebab, makan yang berlebihan justru dapat membuat mereka mengalami hipoglikemia.
Jangan pernah membangunkan kucing yang sedang tidur untuk makan, kecuali mereka tidur sudah terlalu lama.
Kapan Anak Kucing Mulai Diberi Makanan Padat?
Saat anak kucing berusia 6-10 minggu, ia harus mulai berhenti minum susu formula dan mulai mengonsumsi makanan padat. Asupannya harus tinggi protein dan diberikan sebanyak 3-4 kali sehari.
Memberikan makanannya bisa dilakukan secara bertahap. Caranya, siapkan mangkuk yang berisi sedikit susu formula dan makanan padat berprotein tinggi, kemudian perlahan-perlahan kurangi volume susu saat kucing sudah terbiasa dengan makanan padat.
Baca Juga: 5 Makanan Anak Kucing Umur 1 Bulan yang Bergizi dan Murah
