Konten dari Pengguna

Cara Merawat Bulu Anak Kucing yang Benar agar Terlihat Sehat

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara merawat bulu anak kucing. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara merawat bulu anak kucing. Foto: Pexels

Bulu anak kucing yang indah bukan hanya tanda bahwa ia dirawat dengan baik, tetapi juga menunjukkan kondisinya sehat. Cara merawat bulu anak kucing pun tidak begitu sulit. Berikut panduannya yang dikutip dari Royal Canin.

  1. Sikat bulu secara rutin menggunakan sisir (flea comb) atau sarung tangan grooming

  2. Untuk bulu yang pendek, sisir seminggu sekali. Untuk yang sedang bisa dua kali seminggu. Lalu, bulu yang panjang perlu disisir setiap hari.

  3. Pijat dengan lembut searah dengan bulu anak kucing.

  4. Singkirkan bulu yang mati, kulit, atau kotoran.

  5. Gunakan sikat lembut untuk merapikan kekusutan dengan lembut.

  6. Jika perlu, mandikan anak kucing dan jangan lupa keringkan bulunya dengan segera.

Daftar isi

Bagaimana Teknik Menyisir Bulu Anak Kucing yang Benar?

Menyisir bulu anak kucing tidak bisa dilakukan secara asal. Dikutip dari VCA Animal Hospital, berikut teknik menyikat bulu anak kucing yang bisa dijadikan panduan.

  1. Biarkan anak kucing mencium atau mencicipi alat grooming dulu.

  2. Sisir lembut mengikuti arah pertumbuhan bulu, mulai dari punggung, lanjut ke sisi, perut, hingga ekor.

  3. Untuk bagian sensitif (perut, ekor, atau telinga), lakukan dengan hati-hati dan saat ia tenang.

  4. Singkirkan kusut kecil dengan sisir (flea comb) jika kusut besar, mintalah bantuan groomer atau dokter hewan.

  5. Akhiri dengan pujian dan sedikit snack agar nyaman setiap sesi.

Kapan Anak Kucing Perlu Dimandikan?

Ilustrasi cara merawat bulu anak kucing. Foto: Pexels

Anak kucing sebenarnya jarang membutuhkan mandi karena mereka terbiasa membersihkan dirinya sendiri. Namun, jika terkena kotoran berat atau zat berbahaya, gunakan sampo khusus kitten dan air hangat. Setelah itu, keringkan dengan handuk lembut, sisir langsung setelah mandi untuk mencegah kusut.

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Bulu Anak Kucing?

Selain menyisir dan memandikan anak kucing, berikut beberapa hal yang juga perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan bulu anak kucing menurut Feline Medical Clinic:

  • Pantau kondisi kulitnya saat menyikat, apakah ada kemerahan, luka, kulit kering, atau ketombe.

  • Gunakan makanan berkualitas, dengan omega‑3 dan protein tinggi, untuk mendukung pertumbuhan bulu sehat.

  • Jangan buat anak kucing stres karena dapat berdampak negatif pada bulu kucing.

Kapan Harus Membawa Anak Kucing ke Groomer atau Dokter Hewan?

Bawa anak kucing ke profesional jika pada bulunya mengalami beberapa kondisi berikut:

  • Ada kusut parah/matting yang menyakitkan atau meradang.

  • Ada infeksi kulit, kutu, atau kondisi lain yang perlu pemeriksaan dan pengobatan.

Kesimpulan

  • Cara merawat bulu anak kucing bisa dengan rutin menyisir sesuai panjangnya, memijat lembut, dan menghilangkan kotoran membantu menjaga bulu tetap bersih dan sehat.

  • Teknik menyisir bulu anak kucing harus lembut dan mengikuti arah pertumbuhan bulu, terutama pada bagian sensitif.

  • Mandi hanya diperlukan jika anak kucing sangat kotor, dan harus menggunakan sampo khusus serta dikeringkan segera.

  • Nutrisi berkualitas, lingkungan yang bebas stres, serta perhatian terhadap kondisi kulit juga berperan besar.

  • Jika terdapat masalah serius seperti kusut parah atau infeksi kulit, sebaiknya bawa ke groomer atau dokter hewan.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Kutu pada Anak Kucing yang Ampuh