Cara Wudhu yang Benar Menurut Syariat Islam Lengkap dengan Keutamaannya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wudhu merupakan kegiatan menyucikan diri dari hadas kecil yang harus dilakukan oleh umat Muslim agar shalat menjadi sah dan diterima Allah SWT. Oleh karena itu, wudhu harus dilakukan secara benar dan sesuai dengan aturan syariat Islam.
Dalam artikel ini akan dipaparkan cara wudhu yang benar dengan langkah-langkah yang sesuai ketentuan dan mudah dipraktikkan. Mari simak panduannya agar ibadah Anda semakin sempurna.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Wudhu yang Benar
Bersumber dari laman resmi Kementerian Agama RI, berikut cara wudhu yang benar sebelum menunaikan shalat:
Ucapkan basmalah dengan lisan sebagai pembuka wudhu.
Cuci kedua telapak tangan hingga ke sela-sela jari sebanyak tiga kali.
Kumur-kumur tiga kali sambil membersihkan sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi.
Bersihkan lubang hidung tiga kali dengan cara menghirup air lalu mengeluarkannya dengan memencet hidung.
Basuh wajah secara menyeluruh sebanyak tiga kali, dari batas atas rambut hingga bawah dagu, sambil membaca niat wudhu “Nawaitul wudhuu-a liraf'll hadatsil ashghari fardhal lillaahi ta'aalaa”.
Basuh kedua tangan hingga ke siku, masing-masing tiga kali.
Usap kepala sebanyak tiga kali.
Usap kedua telinga tiga kali.
Basuh kedua kaki hingga melewati mata kaki sebanyak tiga kali, sambil menggosok sela-sela jari kaki dengan jari tangan.
Akhiri wudhu dengan membaca doa setelah wudhu.
Bacaan Doa setelah Wudhu
أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ
“Asyhadu al la ilaha illallah wahdahu la syarika lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu. Allahumma ij’alni minat tawwabina waj’alni minal mutathahhirin. Subhanaka Allahumma wa bihamdika asyhadu al la ilaha illa Anta astaghfiruka wa atubu ilaik. Wa shallallahu ‘ala sayyidina Muhammad wa `ali Muhammad.”
Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku sebagian dari orang-orang yang bertaubat, dan jadikanlah aku sebagian dari orang yang suci.
Maha suci engkau Ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau, aku meminta ampunan pada-Mu, dan bertaubat pada-Mu. Semoga berkah rahmat Allah senantiasa terlimpahkan pada Nabi Muhammad dan keluarganya.”
Keutamaan Wudhu
Mengangkat derajat di sisi Allah SWT melalui amalan wudhu yang rutin dilakukan.
Anggota tubuh yang dibasuh saat wudhu memancarkan cahaya di hari kiamat.
Mendapat cinta dari Allah SWT karena menjaga kebersihan dan kesucian diri.
Menjadi tanda ketaatan yang membedakan umat Nabi Muhammad di akhirat.
Melatih diri agar disiplin dan tekun dalam menjaga kebersihan.
Baca Juga: Hikmah yang Diperoleh Umat Islam dari Melaksanakan Shalat Lima Waktu Rutin
(ANB)
