Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Anak Kucing Jantan yang Bisa Dikenali

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak kucing. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak kucing. Foto: Pexels

Mengenali anak kucing jantan dan betina bisa membingungkan, terutama saat usianya masih sangat muda. Sebagai panduan, berikut ciri khas anak kucing jantan menurut laman The Spruce Pets:

  • Jarak antara anus dan lubang genital lebih lebar dibanding betina.

  • Testis belum turun sepenuhnya, tetapi bisa diraba di bawah anus meski belum tampak jelas secara visual.

  • Bentuk lubang genital bulat dan menonjol, menyerupai titik atau lingkaran. Ini berbeda dari betina yang cenderung menyerupai tanda seru terbalik.

Daftar isi

Cara Mengecek Jenis Kelamin Anak Kucing Tanpa Membahayakan

Pemeriksaan kelamin anak kucing harus dilakukan dengan lembut dan hati-hati. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  • Tunggu hingga anak kucing berusia 3–4 minggu agar alat kelamin mulai terlihat jelas.

  • Hindari terlalu sering menyentuhnya di minggu-minggu awal agar induk tak merasa terganggu.

  • Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang anak kucing.

  • Pegang anak kucing dengan lembut dan angkat ekornya secara perlahan.

  • Periksa bagian bawah ekor di tempat cahaya terang untuk melihat jelas.

  • Batasi waktu pemeriksaan agar anak kucing tak stres.

Umur Berapa Anak Kucing Bisa Diketahui Jenis Kelaminnya dengan Pasti?

Ilustrasi anak kucing. Foto: Pexels

Jenis kelamin anak kucing biasanya mulai bisa dikenali saat usia 3–4 minggu. Namun, menurut International Cat Care, identifikasi akan lebih akurat jika dilakukan saat anak kucing berusia sekitar 8 minggu. Hal ini karena jarak antara anus dan lubang genital sudah lebih jelas dan testis yang sedang berkembang menjadi petunjuk tambahan.

Perbedaan Perilaku Anak Kucing Jantan dan Betina

Mengutip The Spruce Pets, kucing jantan umumnya menunjukkan perilaku berbeda dibanding betina, seperti:

  • Mulai berkeliaran saat mendekati kematangan seksual dan cenderung menyemprotkan urine untuk menandai wilayah, sedangkan kucing betina biasanya tak melakukannya

  • Lebih agresif daripada kucing betina, terutama jika belum disterilkan. Mereka juga cenderung berkelahi dengan kucing jantan lain.

Namun, perlu diingat bahwa perilaku juga dipengaruhi oleh kepribadian, lingkungan, dan pola asuh.

Kesimpulan

  • Ciri fisik anak kucing jantan meliputi jarak genital yang lebih lebar, adanya testis yang dapat diraba, dan bentuk lubang genital yang bulat atau menyerupai titik dua.

  • Pemeriksaan jenis kelamin sebaiknya dilakukan saat anak kucing berusia minimal 3–4 minggu dengan cara yang lembut.

  • Usia ideal untuk identifikasi pasti adalah sekitar 8 minggu, karena alat kelamin sudah berkembang lebih jelas.

  • Perilaku anak kucing jantan cenderung lebih aktif, suka menandai wilayah dengan urin, dan lebih agresif.

  • Faktor lingkungan dan perawatan turut memengaruhi perilaku anak kucing.

Baca Juga: Cara Membuat Anak Kucing Nyaman dan Cepat Akrab

(SA)