Konten dari Pengguna

Jadwal Makan Anak Kucing Berdasarkan Usianya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak kucing. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak kucing. Foto: Unsplash

Bagi pemilik kucing pemula, memahami jadwal makan anak kucing sangat penting agar pertumbuhan dan kesehatannya optimal. Mengutip laman Cats, berikut panduan mengenai jadwal makan anak kucing dan jenis makanan yang sesuai usianya:

  • Usia 0–4 Minggu: Diberi makan setiap 3–4 jam, atau setiap 2 jam jika anak kucing baru lahir atau terlihat lemah. Jika tanpa induk, gunakan susu formula khusus anak kucing.

  • Usia 4–8 Minggu: Makan setiap 4–6 jam. Mulai peralihan dari susu formula ke makanan padat, seperti makanan basah (wet food) atau makanan kering (dry food) yang dibasahi air hangat.

  • Usia 8–16 Minggu: Makan 3–4 kali sehari dalam porsi kecil. Sudah bisa mengonsumsi makanan kering dan makanan basah. Pastikan tersedia air bersih dan segar setiap hari.

  • Usia 6 Bulan ke Atas: Makan sebanyak 2–3 kali sehari. Sudah dapat mengikuti pola makan kucing dewasa.

Daftar isi

Apakah Anak Kucing Butuh Makan di Malam Hari?

Anak kucing di bawah usia 4 minggu membutuhkan makan secara berkala. Namun, jika sudah cukup makan 4–5 kali pada siang hari, pemberian makan malam tidak wajib, kecuali jika anak kucing terlihat lapar atau rewel. Pemilik juga disarankan memberi makan segera setelah bangun pagi.

Perlukah Anak Kucing Diberi Camilan di Luar Jam Makan?

Camilan boleh diberikan setelah anak kucing sepenuhnya menyapih susu dan sudah beralih ke makanan basah atau kering. Beberapa contoh camilan sehat, antara lain, susu khusus kucing, daging atau ikan matang tanpa bumbu, dan biskuit kucing. Namun, camilan hanya diberikan sebagai hadiah atau saat melatih perilaku, tetapi tak boleh menggantikan makanan utama.

Makanan yang Harus Dihindari untuk Anak Kucing

Menurut WebMD, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya tak diberikan ke anak kucing, yaitu:

  • Daging atau hati mentah, karena bisa mengandung parasit dan bakteri.

  • Telur mentah, berisiko Salmonella dan mengganggu penyerapan vitamin B.

  • Ikan mentah, karena bisa menyebabkan kekurangan vitamin B dan gangguan saraf.

  • Susu sapi, karena dapat menyebabkan diare karena intoleransi laktosa.

  • Bawang, bawang putih, cokelat, kopi, teh, kismis, dan anggur, bersifat toksik bagi anak kucing.

Kesimpulan

  • Jadwal makan anak kucing tergantung usia, mulai dari setiap 2 jam hingga 2–3 kali sehari saat berusia 6 bulan ke atas.

  • Jenis makanan harus disesuaikan dengan tahapan usia, mulai dari susu formula hingga makanan padat.

  • Makan malam hanya diperlukan untuk anak kucing usia dini jika belum cukup makan di siang hari.

  • Camilan boleh diberikan sebagai selingan setelah fase sapih, tetapi tidak untuk mengganti makanan utama.

  • Hindari makanan tertentu seperti daging mentah, susu sapi, dan bahan beracun seperti cokelat atau bawang karena bisa membahayakan kesehatan anak kucing.

Baca Juga: Tanda Anak Kucing Dehidrasi dan Cara Mengatasinya