Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Teknologi Wearable dan Manfaatnya Bagi Kehidupan

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teknologi wearable. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teknologi wearable. Foto: Unsplash

Jenis-jenis teknologi wearable mencakup berbagai perangkat elektronik yang bisa dikenakan langsung oleh pengguna, seperti jam tangan pintar, kacamata pintar, hingga pakaian pintar. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan kesehatan pengguna melalui integrasi data dan konektivitas real-time.

Teknologi wearable bukan hanya soal gaya, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup digital. Mulai dari memantau detak jantung, mengukur kualitas tidur, hingga membantu navigasi atau komunikasi, semua perangkat wearable terus berkembang dan menjadi lebih pintar dari waktu ke waktu.

Daftar isi

Apa Itu Teknologi Wearable?

Teknologi wearable adalah perangkat elektronik kecil yang dipakai di tubuh atau sebagai bagian dari aksesori. Perangkat ini umumnya terhubung dengan smartphone atau cloud untuk mengumpulkan dan mengirim data, serta memberikan informasi real-time kepada penggunanya.

Menurut laporan dari Statista, pengguna wearable device di dunia diperkirakan mencapai lebih dari 1,1 miliar orang pada tahun 2025, dengan dominasi terbesar di bidang kesehatan dan kebugaran.

Wearable devices telah menjadi solusi praktis dalam memantau kesehatan pribadi, meningkatkan produktivitas kerja, hingga mengakses informasi secara instan tanpa harus menyentuh layar.

Ada Berapa Jenis Teknologi yang Dapat Dikenakan?

Beberapa jenis wearable yang paling populer dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:

  1. Smartwatch dan smartband: Smartwatch berguna untuk menampilkan notifikasi, memantau detak jantung, hingga merekam aktivitas tidur. Sementara smartband lebih fokus pada pelacakan kebugaran seperti langkah kaki, kalori, dan kualitas tidur.

  2. Smart glasses: Smart glasses seperti Google Glass memungkinkan pengguna mengakses informasi digital secara langsung di lensa, mulai dari navigasi, pesan masuk, hingga pengambilan foto.

  3. Smart clothing: Pakaian pintar ini didesain dengan sensor tersembunyi yang bisa mendeteksi suhu tubuh, tekanan darah, atau bahkan memperingatkan pengguna jika terjadi potensi kelelahan otot. Contohnya digunakan oleh atlet atau pasien medis.

  4. Earable: Headset atau earbuds kini tidak hanya untuk mendengarkan musik, earable modern seperti Pixel Buds juga bisa menerjemahkan bahasa secara real time, mendeteksi detak jantung, atau digunakan untuk panggilan tanpa menyentuh layar.

  5. Implan dan Bio-Wearable: Jenis wearable ini digunakan di sektor medis. Contohnya seperti chip implan untuk pemantauan gula darah, atau patch pintar yang mengukur kadar oksigen dalam tubuh. Laporan dari MIT Technology Review menyebutkan bahwa wearable di bidang kesehatan akan menjadi pasar dengan pertumbuhan tercepat dalam 5 tahun ke depan.

Manfaat Teknologi Wearable Bagi Kehidupan

Teknologi wearable tidak hanya berfungsi sebagai aksesoris canggih, tetapi juga memiliki manfaat nyata yang semakin terasa dalam kehidupan manusia, seperti:

  • Pemantauan kesehatan secara real-time. Laporan dari MIT Technology Review menyebutkan bahwa teknologi wearable di bidang kesehatan akan menjadi pasar dengan pertumbuhan tercepat dalam 5 tahun ke depan. Dengan adanya wearable seperti smartband dan bio-patch, pengguna bisa memantau detak jantung, tingkat stres, kualitas tidur, hingga kadar oksigen darah.

  • Meningkatkan aktivitas fisik. Banyak perangkat wearable yang memberi notifikasi jika penggunanya terlalu lama duduk atau tidak aktif. Ini membantu pengguna membangun kebiasaan sehat secara konsisten.

  • Efisiensi komunikasi dan mobilitas. Teknologi wearable seperti smartwatch atau smart glasses memungkinkan pengguna mengakses informasi tanpa membuka smartphone, mempercepat akses pesan, panggilan, dan navigasi.

  • Dukungan gaya hidup digital. Mengutip data dari Statista, 73% pengguna perangkat wearable merasa lebih produktif dan sadar akan kondisi tubuhnya sejak menggunakan teknologi ini.

Kesimpulan

Teknologi wearable adalah perangkat elektronik yang bisa dikenakan langsung oleh pengguna, seperti jam tangan pintar, kacamata pintar, hingga pakaian dengan sensor khusus. Fungsinya bukan sekadar gaya, tetapi mendukung kesehatan, produktivitas, dan konektivitas secara real-time.

Jenis-jenis wearable yang umum mencakup smartwatch dan smartband untuk pelacakan kebugaran, smart glasses untuk akses informasi digital, smart clothing bagi pemantauan tubuh, earable seperti earbuds pintar untuk komunikasi, hingga bio-wearable seperti implan medis yang memantau kondisi kesehatan.

Manfaat utamanya meliputi pemantauan kesehatan, peningkatan aktivitas fisik, kemudahan komunikasi, dan mendukung gaya hidup digital. Dengan jumlah pengguna yang diprediksi menembus 1,1 miliar pada 2025, wearable telah menjadi bagian penting dalam kehidupan modern.

Baca juga: Cara Kerja Teknologi 5G, Revolusi Baru di Dunia Telekomunikasi

(NDA)