Konten dari Pengguna

Makanan yang Membantu Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makanan untuk meningkatkan fokus. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan untuk meningkatkan fokus. Foto: Shutterstock

Asupan nutrisi yang tepat berperan besar dalam menjaga konsentrasi dan fokus sepanjang hari. Sejumlah makanan terbukti efektif mendukung fungsi saraf serta meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga daya berpikir dapat bekerja lebih optimal. Untuk itu, jika Anda ingin menjaga fokus tetap stabil, berikut beberapa jenis makanan yang baik untuk meningkatkan konsentrasi.

Mengapa Nutrisi Penting untuk Kinerja Otak?

Otak merupakan organ yang membutuhkan energi sangat besar. Harvard Health Publishing menyebutkan bahwa sekitar 20% kalori yang digunakan tubuh setiap hari dihabiskan hanya untuk kebutuhan otak.

Untuk itu, makanan dengan nutrisi tepat dibutuhkan agar otak dapat mempertahankan fokus, menjaga fungsi sel saraf, dan mendukung proses berpikir yang intens.

Makanan untuk Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus

Mengingat betapa pentingnya nutrisi makanan bagi kerja otak, setiap orang dianjurkan untuk memperhatikan pilihan makanan sehari-hari. Dikutip dari laman Medical News Today, berikut beberapa makanan yang bagus untuk meningkatkan konsentrasi dan fokus:

1. Sayuran Hijau

Sayuran hijau dikenal kaya vitamin K, lutein, folat, serta beta karoten, nutrisi yang mendukung ketahanan otak terhadap penurunan fungsi kognitif. Berikut manfaat utama sayuran hijau untuk otak:

  • Mendukung kesehatan saraf.

  • Melindungi sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas.

  • Memperlambat penurunan ingatan.

Adapun sayuran hijau yang dapat dikonsumsi secara rutin meliputi:

  • Kale

  • Bayam

  • Brokoli

  • Kangkung

2. Ikan Berlemak

Ikan berlemak adalah sumber asam lemak omega-3 yang sangat penting untuk struktur membran sel saraf. Berikut beberapa jenis ikan yang direkomendasikan:

  • Salmon

  • Tuna

  • Kod

  • Pollack atau ikan batubara

Bagi yang tidak menyukai ikan, sumber omega-3 alternatif bisa diperoleh dari kacang kenari, flaxseed, chia seed, dan alpukat.

3. Berries

Berries seperti blueberry dan strawberry mengandung flavonoid, pigmen alami yang membantu meningkatkan koordinasi dan daya ingat.

Penelitian dari Brigham and Women’s Hospital Harvard menemukan fakta bahwa konsumsi blueberry atau strawberry lebih dari dua porsi per minggu dapat menunda penurunan memori hingga 2,5 tahun.

4. Kopi dan Teh

Kafein dalam kopi dan teh memiliki efek langsung pada peningkatan fokus dengan menghambat adenosin (senyawa yang menyebabkan rasa kantuk). Selain itu, kafein juga berperan dalam memperkuat memori jangka panjang.

5. Whole Grain

Whole grain atau biji-bijian utuh merupakan sumber vitamin E, serat, dan energi kompleks yang membantu menjaga kestabilan gula darah, yang membantu fokus bertahan lebih lama.

Contoh whole grain:

  • Beras merah

  • Gandum utuh

  • Barley

  • Oatmeal

  • Pasta gandum

  • Bulgur

6. Alpukat

Alpukat mengandung lemak tak jenuh yang membantu menurunkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi sering dikaitkan dengan penurunan fungsi kognitif, sehingga alpukat menjadi pilihan yang baik untuk menjaga aliran darah tetap lancar menuju otak.

Selain alpukat, beberapa sumber lemak tak jenuh lain yang juga dapat dikonsumsi antara lain:

  • Almond

  • Kacang mete

  • Minyak canola

  • Minyak zaitun

7. Produk Olahan Kedelai

Produk olahan kedelai seperti tempe, tahu, dan edamame mengandung isoflavon (daidzein dan genistein) yang berfungsi sebagai antioksidan.

Senyawa ini membantu mengurangi peradangan serta meningkatkan aliran darah ke otak. Pada akhirnya, efek tersebut dapat mendukung fungsi memori dan meningkatkan kemampuan kognitif.

Baca Juga: Tips Menjaga Pola Makan Sehat bagi Pekerja Kantoran agar Tetap Produktif