Penyebab Anak Anjing Tidak Mau Makan dan Cara Mengatasinya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kehilangan nafsu makan pada anak anjing berpotensi mengganggu pertumbuhan, sistem imun, dan keseimbangan nutrisinya. Jika masalah ini terjadi pada anabul Anda, penting untuk memahami penyebab anak anjing tidak mau makan, yang telah dirangkum dari laman Purina dan Small Door Veterinary berikut ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Penyebab Anak Anjing Tidak Mau Makan
Anak anjing yang terlalu aktif bisa kehabisan tenaga dan memilih tidur dibanding makan.
Suara bising, orang lalu-lalang, atau kehadiran hewan lain membuat anak anjing tidak fokus saat makan.
Pindah rumah, ketemu orang baru, atau perubahan jam makan bisa membuat anak anjing bingung dan kehilangan nafsu makan.
Vaksin bisa membuat anak anjing merasa lelah atau kurang enak badan selama satu atau dua hari.
Jika diberi terlalu banyak snack atau treat sebelum jam makan, perut anak anjing sudah kenyang duluan. Ini membuatnya tidak tertarik lagi dengan makanan utama.
Mulut anak anjing akan terasa sakit saat giginya mulai tumbuh. Mengunyah makanan pun jadi tidak nyaman.
Saat perutnya tidak nyaman, misalnya akibat makan terlalu cepat atau adanya alergi, anak anjing bisa menolak makan.
Perubahan jadwal makan yang tidak konsisten bisa membuat anak anjing bingung dan akhirnya kehilangan selera makan.
Makanan yang terlalu dingin, terlalu keras, atau bertekstur aneh bisa membuat anak anjing tidak tertarik.
Cara Mengatasi Anak Anjing Tidak Mau Makan
Periksa terlebih dahulu kemungkinan masalah kesehatannya, terutama jika anak anjing tidak makan lebih dari 24 jam atau menunjukkan gejala lain.
Cek kondisi gigi dan mulut, karena masalah seperti gusi bengkak, gigi goyang, atau bau mulut bisa membuat aktivitas makan jadi menyakitkan.
Pastikan suasana makan tenang dan nyaman, tanpa gangguan dari suara keras atau hewan lain di sekitar.
Kurangi pemberian camilan berlebihan yang bisa membuat perutnya kenyang sebelum waktu makan utama.
Coba variasikan jenis makanan, seperti mencampur makanan kering dan basah, atau mencoba rasa berbeda. Tapi pastikan perubahan dilakukan secara bertahap.
Berikan makanan tambahan yang menggugah selera, seperti ayam atau ikan rebus tanpa bumbu. Pilihan variasi makanan lainnya untuk anak anjing bisa disimak dalam artikel ini.
Hangatkan makanan sebelum disajikan agar aromanya lebih kuat dan menarik bagi anak anjing.
Ajak anak anjing bermain atau berjalan-jalan sebelum makan. Aktivitas fisik ringan bisa merangsang rasa lapar.
Kapan Harus Menemui Dokter Hewan Jika Anak Anjing Tidak Mau Makan?
Jika anak anjing tidak mau makan selama lebih dari dua hari tanpa ada perbaikan, sebaiknya segera bawa ke klinik hewan untuk diperiksa. Terlebih lagi jika disertai gejala seperti muntah, diare, atau tubuh terlihat lemas, segera konsultasikan dalam waktu 8 hingga 12 jam.
Penurunan nafsu makan bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan, sehingga penting bagi dokter untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Saat konsultasi, perhatikan apakah anak anjing masih menunjukkan minat pada makanan, informasi ini bisa membantu dokter mengidentifikasi penyebabnya.
Kesimpulan
Hilangnya nafsu makan pada anak anjing dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti stres, suasana yang tidak nyaman, atau masalah kesehatan ringan. Kondisi ini biasanya bisa diatasi dengan penyesuaian sederhana seperti mengubah tempat makan atau jenis makanan.
Namun, jika anak anjing tidak makan lebih dari 48 jam atau disertai gejala seperti muntah, diare, dan lesu, segera konsultasikan ke dokter hewan. Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius.
Baca Juga: 5 Cara Memberi Makan Anak Anjing dengan Benar
