Penyebab Anak Kucing Baru Lahir Mati dan Cara Mencegahnya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab anak kucing baru lahir mati dapat bervariasi. Beberapa di antaranya menurut International Cat Care dan Sage Journal adalah sebagai berikut:
Masalah Kelahiran (Dystocia): Induk kucing kesulitan saat melahirkan, seperti kontraksi yang tak efektif, posisi janin yang abnormal, atau ukuran anak kucing yang terlalu besar.
Hipotermia (Kedinginan): Lingkungan yang terlalu dingin dapat menyebabkan hipotermia dan bisa mengakibatkan gagal organ serta kematian.
Hipoglikemia (Gula Darah Rendah): Anak kucing yang tak mendapatkan cukup kolostrum atau susu dari induknya berisiko mengalami hipoglikemia akibat kekurangan energi dan antibodi.
Infeksi Bakteri atau Virus: Anak kucing sangat rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sepenuhnya berkembang.
Kurangnya Asupan Cairan: Dehidrasi bisa terjadi jika anak kucing tidak menyusu dengan baik, mengalami diare, atau berada di lingkungan yang terlalu panas dan kering.
Masalah Genetik atau Cacat Lahir: Beberapa anak kucing terlahir dengan cacat bawaan atau kelainan genetik yang tak kompatibel dengan kehidupan.
Kekurangan Gizi pada Induk: Induk yang tidak mendapatkan nutrisi cukup selama kehamilan dapat melahirkan anak kucing yang lemah, kurang berkembang, atau rentan terhadap penyakit.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Penyakit yang Menyerang Anak Kucing Baru Lahir hingga Menyebabkan Kematian
Menurut The Spruce Pets, terdapat 15 penyakit dan ancaman kesehatan pada anak kucing. Berikut di antaranya:
Infeksi Saluran Pernapasan Atas
Panleukopenia (Distemper Kucing)
Virus Imunodefisiensi Kucing (FIV)
Virus Leukemia Kucing (FeLV)
Peritonitis Infeksius Kucing (FIP)
Parasit Usus
Kutu dan Penyakit Terkait
Kutu Telinga
Fading Kitten Syndrome (FKS)
Tuli
Displasia Pinggul
Kardiomiopati Hipertrofi
Feline Cerebellar Hypoplasia (FCH)
Polycystic Kidney Disease (PKD)
Rabies
Bagaimana Cara Mencegah Kematian Anak Kucing Baru Lahir?
Meski tak semua kematian dapat dicegah, merujuk International Cat Care, berikut cara meningkatkan peluang kelangsungan hidup anak kucing:
Nutrisi Optimal Induk: Berikan makanan berkualitas tinggi dan nutrisi seimbang selama kehamilan dan menyusui.
Perawatan Pra-Kelahiran: Lakukan pemeriksaan rutin dengan dokter hewan untuk mengidentifikasi potensi masalah lebih awal.
Lingkungan yang Hangat dan Bersih: Sediakan sarang atau kotak melahirkan yang hangat (30-32°C), bersih, dan tenang.
Monitor Proses Kelahiran: Awasi induk selama persalinan. Jika ada tanda-tanda kesulitan, segera hubungi dokter hewan.
Pemeriksaan Anak Kucing Baru Lahir: Pastikan anak kucing menyusu kolostrum dalam beberapa jam pertama kehidupan. Periksa apakah semua anak kucing aktif, hangat, dan bernapas normal.
Intervensi Dini: Jika anak kucing tampak lemah, tak menyusu, atau terpisah dari induknya, segera berikan perhatian. Jika perlu, berikan susu formula khusus anak kucing (KMR).
Hindari Stres pada Induk: Berikan lingkungan yang tenang dan minim gangguan bagi induk dan anak-anaknya.
Vaksinasi Induk: Beri induk kucing vaksinasi lengkap sebelum hamil agar tercipta kekebalan pasif ke anak-anaknya melalui kolostrum.
Kapan Harus Mendatangi Dokter Hewan untuk Mencegah Kematian Anak Kucing?
Jika anak kucing yang baru lahir tak mau menyusu, berat badannya turun, atau tak bertambah, segera hubungi tim dokter hewan untuk meminta saran.
Kesimpulan
Kematian anak kucing yang baru lahir bisa terjadi karena adanya masalah kelahiran, hipotremia, hingga kekurangan gizi pada induk.
Untuk mencegah kematian anak kucing yang baru lahir, berikan nutrisi optimal ke induk kucing, lakukan perawatan pra-kehamilan, jaga kebersihan lingkungan, monitor proses kelahiran, periksa anak kucing, serta hindari stres dan vaksinasi induk.
Jika terdapat tanda-tanda seperti tak mau menyusu atau berat badan turun/tak bertambah, segera konsultasikan ke dokter hewan.
Baca Juga: Penyebab Anak Kucing Demam, Ketahui Gejala dan Cara Penanganannya
(NDA)
