Konten dari Pengguna

Penyebab Lensa Kacamata Menjadi Kuning, Dampak, dan Cara Mencegahnya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lensa kacamata menguning. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lensa kacamata menguning. Foto: Unsplash

Penyebab lensa kacamata menjadi kuning umumnya disebabkan oleh paparan sinar UV berlebihan, kualitas lapisan coating yang menurun, serta penggunaan jangka panjang tanpa perawatan yang tepat.

Perubahan warna kacamata menjadi kuning ini sering kali terjadi secara perlahan dan mungkin tidak disadari sehingga lensa tampak kusam atau buram. Fenomena ini pun bisa dialami baik pada lensa biasa maupun lensa anti radiasi.

Daftar isi

Dampak Lensa Menguning terhadap Penglihatan

Mengutip dari Optometry 411, lensa kacamata yang menguning bisa menimbulkan sejumlah dampak negatif, di antaranya:

  • Penurunan kejernihan lensa.

  • Mengganggu persepsi warna.

  • Membuat mata cepat lelah.

  • Menurunkan efektivitas perlindungan UV.

  • Mengurangi kenyamanan estetika.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membuat pemakaian kacamata menjadi tidak efektif, bahkan berisiko menimbulkan keluhan mata lebih lanjut.

Cara Mencegah Lensa Kacamata Menguning

Agar lensa tetap jernih dan tidak cepat menguning, kamu bisa menerapkan beberapa langkah pencegahan dari Optics Town berikut:

  1. Gunakan lapisan anti-UV berkualitas. Pastikan saat membeli kacamata, lensa dilapisi dengan proteksi anti-UV yang berkualitas tinggi. Ini membantu meminimalkan dampak sinar matahari.

  2. Simpan kacamata di tempat yang sejuk. Hindari meletakkan kacamata di tempat panas atau langsung terkena sinar matahari. Gunakan kotak kacamata yang keras dan tahan panas saat menyimpannya.

  3. Bersihkan dengan cairan khusus lensa. Gunakan cairan pembersih yang memang dirancang untuk lensa kacamata. Hindari membersihkan menggunakan sabun atau bahan abrasif lainnya.

  4. Gunakan kacamata sesuai fungsinya. Jangan gunakan kacamata biasa untuk kegiatan ekstrem atau di luar ruangan tanpa perlindungan tambahan. Untuk kegiatan di luar ruangan, gunakan lensa photochromic atau kacamata hitam dengan proteksi UV.

  5. Rutin ganti lensa. Jika kacamata sudah digunakan lebih dari 2–3 tahun, pertimbangkan untuk mengganti lensa, apalagi jika sudah tampak menguning atau muncul goresan.

Kapan Harus Mengganti Lensa yang Menguning?

Mengganti lensa kacamata yang sudah menguning bisa lebih hemat dibanding membeli kacamata baru, terutama jika frame masih dalam kondisi baik. Adapun waktu terbaik menggantinya adalah saat:

  • Warna kekuningan sudah mengganggu penglihatan.

  • Lapisan pelindung lensa sudah rusak.

  • Lensa terlihat buram meski telah dibersihkan.

  • Mata terasa cepat lelah saat menggunakan kacamata.

Kesimpulan

Lensa kacamata bisa menguning akibat paparan sinar UV, penurunan kualitas lapisan coating, dan penggunaan jangka panjang tanpa perawatan. Kondisi ini dapat menurunkan kejernihan lensa, mengganggu penglihatan, dan membuat mata cepat lelah.

Untuk mencegahnya, gunakan lensa dengan lapisan anti-UV berkualitas, simpan di tempat sejuk, bersihkan dengan cairan khusus, dan gunakan kacamata sesuai fungsinya. Jika lensa mulai buram, menguning, atau membuat mata tidak nyaman, sebaiknya segera diganti.

Baca juga: Cara Membersihkan Kacamata yang Berjamur: Langkah Aman dengan Bahan Sederhana

(NDA)