Penyebab Perut Anak Anjing Kembung dan Cara Mengatasinya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perut kembung terjadi ketika gas atau udara terperangkap dalam saluran pencernaan. Menurut laman The Spruce Pets, beberapa faktor yang dapat menyebabkan anak anjing mengalami perut kembung antara lain:
Makan atau minum yang terlalu cepat dalam jumlah banyak
Berlari atau bermain setelah makan
Stres dan kecemasan pada anak anjing
Kelebihan maupun kekurangan berat badan
Infeksi parasit seperti cacing gelang, cacing tambang, atau cacing pita
Faktor genetik, seperti riwayat kembung pada anjing lain yang masih berkerabat
Intoleransi atau alergi makanan
Menelan benda asing, yang bisa menyumbat usus dan menyebabkan perut kembung
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Ciri-ciri Perut Kembung pada Anak Anjing
Beberapa tanda umum yang dapat menunjukkan anak anjing mengalami kembung meliputi:
Perut terlihat membesar atau mengeras
Nyeri saat bagian perut disentuh
Muntah tanpa mengeluarkan isi
Air liur berlebihan
Napas terengah-engah atau cepat
Tampak lemas, lesu, atau tidak mau berdiri
Cara Mengatasi Anak Anjing yang Perutnya Kembung
Terdapat beberapa langkah awal yang bisa dilakukan saat anak anjing terlihat kembung. Berikut panduannya dari laman Embassy Lakes Animal Hospital.
Pastikan anak anjing mengonsumsi makanan yang seimbang. Hindari memberikan sisa makanan manusia, terutama yang tinggi lemak.
Berikan minum yang cukup untuk melancarkan pencernaan dan membantu membuang racun dari tubuhnya.
Ajak anak anjing jalan-jalan santai untuk merangsang gerak usus dan mengurangi gas.
Segera bawa ke dokter jika kondisinya terus memburuk. Dokter mungkin akan memberikan obat-obatan, cairan infus, atau tindakan bedah jika terjadi penyumbatan pada usus.
Cara Mencegah Perut Kembung pada Anak Anjing
Untuk mencegah anak anjing mengalami perut kembung, ikuti beberapa langkah pencegahan berikut yang dikutip dari laman The Vets:
Berikan anak anjing makanan kecil tapi sering, bukan satu atau dua kali makan besar.
Batasi aktivitas berat sebelum dan sesudah makan.
Gunakan mangkuk slow-feeder, mangkuk ini dirancang untuk memperlambat kecepatan makan sehingga mengurangi risiko tertelan udara.
Jangan biarkan anjing minum terlalu banyak sekaligus.
Jangan biarkan anjing mengakses kantong atau wadah makanan besar yang bisa menyebabkan makan berlebihan.
Jaga agar lingkungan anjing tetap tenang dan bebas stres, terutama di sekitar waktu makan.
Hindari penggunaan mangkuk makan tinggi, kecuali jika direkomendasikan oleh dokter hewan untuk kondisi medis.
Kesimpulan
Perut kembung pada anak anjing bisa disebabkan oleh makan terlalu cepat, stres, infeksi parasit, alergi makanan, atau menelan benda asing.
Tanda-tanda kembung, antara lain, perut membesar, muntah tanpa hasil, napas cepat, lesu, dan nyeri saat perut disentuh.
Penanganan awal meliputi pemberian air, jalan santai, dan menghindari makanan berlemak.
Segera bawa ke dokter jika kondisi memburuk atau disertai gejala serius.
Cegah dengan porsi makan kecil, gunakan slow-feeder, batasi aktivitas setelah makan, dan jaga lingkungan tetap tenang.
Baca Juga: Cara Merawat Anak Anjing Sakit agar Cepat Pulih
