Perbedaan Kacamata Photocromic dan Bluecromic, Apa Saja?

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan kacamata photocromic dan bluecromic terletak pada fungsi utama lensa dan kondisi cahaya yang memengaruhi performanya. Photocromic bereaksi terhadap sinar ultraviolet (UV), sedangkan bluecromic dirancang khusus untuk menyaring cahaya biru dari layar perangkat digital.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Apa Itu Kacamata Photocromic?
Merujuk All About Vision, kacamata photocromic adalah jenis kacamata dengan lensa yang bisa berubah warna tergantung intensitas sinar UV.
Saat berada di luar ruangan yang terkena sinar matahari langsung, lensa akan menggelap seperti kacamata hitam. Namun, saat kembali ke dalam ruangan, lensa akan kembali bening. Teknologi ini memberikan kenyamanan dan perlindungan dalam satu kacamata.
Keunggulan dari kacamata photocromic adalah kemampuannya beradaptasi dengan lingkungan cahaya sekitar, sehingga sangat cocok bagi mereka yang sering berpindah dari dalam ke luar ruangan.
Apa Itu Kacamata Bluecromic?
Bluecromic merupakan jenis lensa kacamata yang memiliki perlindungan terhadap cahaya biru (blue light) sekaligus dapat menggelap di bawah sinar UV, mirip dengan photocromic. Namun, perbedaan utama adalah pada fungsi filtrasi cahaya biru dari layar digital yang lebih diutamakan pada bluecromic.
Lensa bluecromic bekerja secara ganda, di dalam ruangan menyaring cahaya biru dari layar gadget dan komputer, serta di luar ruangan berubah menjadi gelap untuk melindungi dari sinar UV. Artinya, bluecromic menggabungkan manfaat anti-blue light dan photocromic dalam satu lensa.
Lebih Baik Kacamata Photocromic atau Bluecromic?
Jika Anda masih bingung memilih antara keduanya, berikut beberapa hal yang bisa dipertimbangkan:
Aktivitas harian: Jika lebih banyak di luar ruangan, photocromic bisa menjadi pilihan ideal. Sementara itu, pilih bluecromic jika frekuensi aktivitas di dalam dan luar ruangan sama.
Frekuensi menatap layar: Pilih bluecromic jika Anda sering menggunakan komputer atau smartphone untuk bekerja.
Tampilan lens:. Lensa photocromic cenderung lebih bening saat di dalam ruangan, sedangkan bluecromic sedikit kekuningan.
Anggaran dan merek: Harga dan kualitas bisa bervariasi tergantung merek dan teknologi lensa yang digunakan.
Kesimpulan
Kacamata photocromic dan bluecromic berbeda dari segi fungsi utama dan respons terhadap cahaya. Photocromic bereaksi terhadap sinar UV, membuat lensa menggelap saat di luar ruangan dan kembali bening di dalam ruangan. Cocok untuk pengguna yang sering berpindah tempat dari dalam ke luar ruangan.
Sementara itu, bluecromic menyaring cahaya biru dari layar digital dan juga bisa menggelap di bawah sinar UV. Artinya, bluecromic menggabungkan fungsi anti-blue light dan photocromic dalam satu lensa. Cocok bagi pengguna gadget yang juga sering berada di luar ruangan.
Pemilihan antara keduanya bisa disesuaikan dengan aktivitas harian, frekuensi menatap layar, tampilan lensa, serta anggaran yang tersedia.
Baca juga: Ciri Frame Kacamata yang Bagus dan Nyaman Dipakai
(NDA)
