Konten dari Pengguna

Snack untuk Anak Anjing yang Sehat dan Tips Memilihnya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi snack untuk anak anjing. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi snack untuk anak anjing. Foto: Unsplash

Memilih snack untuk anak anjing tak bisa sembarangan. Pilih jenis camilan yang tinggi protein, rendah kalori, serta aman untuk gigi dan pencernaan mereka. Berikut beberapa referensinya dari American Kennel Club (AKC):

  • Freeze‑dried single-protein treats (ayam, salmon, atau daging sapi) tinggi protein, mudah cerna, dan minim bahan tambahan.

  • Soft puppy bites (Wellness Core) yang lembut dan mudah dikunyah.

  • Bully sticks atau bully treats yang aman, alami, membantu melatih kunyahan, dan mendukung kesehatan gigi.

  • Sayuran dan buah (wortel, kacang hijau rebus, atau apel tanpa biji) yang rendah kalori dan kaya serat.

Pastikan juga semua snack tersebut disajikan dalam porsi kecil. Snack bukan hanya sekadar camilan, tetapi juga sebagai alat bantu pelatihan dan bonding sehingga harus mendukung gizi anak anjing.

Daftar isi

Seberapa Banyak Snack yang Boleh Diberikan ke Anak Anjing?

Dikutip dari The Spruce Pets, snack untuk anak anjing tak boleh diberikan lebih dari 10% kalori harian. Jika berencana untuk memberi camilan pada anak anjing, kurangi sekitar 10% dari makanan rutin mereka terlebih dahulu.

Memberi satu ons keju ke anjing dengan berat 20 pon dianggap setara dengan manusia dewasa yang memakan 1,5 burger keju. Hal ini memudahkan anak anjing untuk menambah berat badan dengan cepat.

Kapan Waktu Terbaik Memberi Snack untuk Anak Anjing?

Ilustrasi snack untuk anak anjing. Foto: Unsplash

Anda dapat memberi snack untuk anak anjing pada waktu-waktu berikut:

  1. Saat sesi pelatihan. Snack kecil sebagai reward.

  2. Setelah latihan atau bermain. Ini bisa menjadi cara agar anak anjing semangat latihan di waktu berikutnya.

  3. Jangan beri snack dekat waktu makan agar anak anjing tetap bernafsu memakan porsi utama.

Tips Memilih Snack untuk Anak Anjing yang Aman dan Berkualitas

Berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan dalam memilih camilan untuk anak anjing menurut The Kennel Club.

  • Periksa bahan utama. Pastikan protein harus berada di urutan pertama.

  • Hindari bahan sintetis. Contohnya, pewarna, pengawet, gula, dan filler.

  • Pastikan ukuran dan tekstur sesuai preferensi anak anjing. Tujuannya agar mudah dikunyah dan tak membuat tersedak.

  • Pantau reaksi alergi. Perkenalkan satu per satu dan amati muncul gejala kulit atau pencernaan.

Cara Memperkenalkan Snack pada Anak Anjing

Memperkenalkan camilan pada anak anjing Anda sering kali tak berjalan dengan mudah dan perlu kehati-hatian serta kesabaran. Berikut langkah-langkahnya yang dikutip dari Beco:

  1. Mulailah secara bertahap. Kenalkan beberapa jenis camilan pada anak anjing, lalu biarkan ia memilih yang disukainya.

  2. Pantau anak anjing dengan saksama setelah Anda menawarkan camilan baru. Jika reaksi alergi muncul, hentikan pemberian camilan dan konsultasikan dengan dokter hewan.

  3. Setelah anak anjing menyesuaikan diri dengan camilan tanpa efek samping, ubah pilihan camilannya secara perlahan. Transisi bertahap ini membantu mengidentifikasi bahan-bahan yang tidak cocok.

  4. Snack hanya pelengkap, bukan pengganti, nutrisi utama tetap dari makanan anak anjing.

  5. Jangan memberi snack terlalu banyak agar tak mengganggu pertumbuhan tulang dan metabolisme

Kesimpulan

  • Snack untuk anak anjing harus tinggi protein, rendah kalori, serta aman untuk gigi dan pencernaan mereka.

  • Snack yang populer untuk anak anjing, di antaranya freeze‑dried ayam atau daging, bully sticks, serta soft puppy bites.

  • Anak anjing juga bisa diberi snack berupa sayur dan buah yang rendah kalori dan kaya serat.

  • Pemberian snack untuk anak anjing tidak boleh lebih dari 10% kalori harian.

  • Perkenalkan snack ke anak anjing secara perlahan dan jangan biarkan camilan tersebut menggantikan makanan utama.

Baca Juga: Susu untuk Anak Anjing Baru Lahir, Ini Rekomendasi yang Tepat agar Sehat