Konten dari Pengguna

Tahapan Pertumbuhan Gigi Bayi Berdasarkan Usianya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi gigi bayi miring. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gigi bayi miring. Foto: Shutter Stock

Setiap tahapan pertumbuhan gigi bayi sering kali disertai berbagai ketidaknyamanan, seperti rewel, produksi air liur berlebih, hingga penurunan nafsu makan. Namun, dengan memahami setiap fase pertumbuhannya, orang tua dapat memberikan perawatan dan dukungan yang tepat. Berikut ini tahapan pertumbuhan gigi bayi yang dikutip dari laman Children's Happy Teeth.

Daftar isi

1. Tahap 1: Usia 0-6 bulan

Meskipun gigi belum muncul di permukaan gusi, tetapi sebenarnya 20 gigi susu sudah terbentuk di bawah gusi sejak lahir. Gigi-gigi tersebut tetap dinamakan "gigi susu" karena bayi pada masa ini hanya mengonsumsi susu.

2. Tahap 2: Usia 6-8 bulan

Gigi pertama yang biasanya muncul adalah gigi seri tengah bawah (gigi seri depan bawah), kemudian disusul gigi seri tengah atas (gigi depan atas). Berikut tahapan pertumbuhan gigi bayi usia 6-8 bulan:

  • Gigi seri depan bawah umumnya muncul di usia 6-10 bulan.

  • Gigi sering depan atas biasanya akan tumbuh sekitar usia 8-12 bulan.

  • Proses ini dapat menyebabkan bayi rewel dan mengeluarkan banyak air liur.

  • Orang tua bisa memberikan teether, es, atau barang kunyah yang aman untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

3. Tahap 3: Usia 10-14 bulan

Pada tahap ini, gigi seri lateral (gigi samping gigi) dan geraham sulung akan mulai tumbuh. Berikut berbagai tahapannya:

  • Gigi seri samping atas tumbuh sekitar usia 9–13 bulan.

  • Gigi seri samping bawah muncul di usia 10-16 bulan.

  • Gigi geraham pertama mulai muncul sekitar usia 13–19 bulan.

  • Bayi cenderung lebih suka menggigit, lebih banyak mengeluarkan air liur, dan bisa mengalami gangguan tidur serta penurunan nafsu makan.

4. Tahap 4: Usia 16-22 bulan

Pada tahap ini, gigi taring mulai muncul di antara gigi seri lateral dan geraham pertama. Tingkat ketidaknyamannya umumya serupa dengan tahap sebelumnya. Bayi mungkin tetap menunjukkan gejala seperti menggigit dan rewel.

5. Tahap 5: Usia 25-33 Bulan

Saat anak berusia sekitar 2 hingga 3 tahun, gigi geraham kedua terakhirnya akan tumbuh yang akan melengkapi 20 gigi sulungnya, yang terdiri dari 10 gigi di rahang atas dan 10 gigi di rahang bawah. Berikut sederet gigi yang tumbuh pada tahap ini:

  • Gigi geraham besar kedua atas muncul sekitar usia 25-33 bulan.

  • Gigi geraham besar kedua bawah mulai tumbuh pada usia 23-32 bulan.

  • Karena ukurannya, pertumbuhan gigi ini bisa menjadi yang paling menyakitkan bagi bayi.

  • Perlu mulai menyikat gigi secara rutin dan menjadwalkan pemeriksaan gigi pertama ke dokter gigi anak.

6. Tips Menenangkan Bayi yang Tumbuh Gigi

Berikut beberapa tips dari Kids Dental Online untuk membantu meredakan ketidaknyamanan bayi saat tumbuh gigi:

  • Pijat gusi bayi menggunakan jari bersih, waslap lembap, atau kain kasa steril untuk mengurangi nyeri.

  • Gunakan botol berisi air putih untuk membantu mengisap dan meredakan gusi tanpa merusak gigi.

  • Hindari gula berlebihan untuk mencegah gigi berlubang sejak dini.

  • Dinginkan teether atau waslap bersih dan biarkan bayi mengunyahnya .

  • Berikan makanan padat yang aman untuk bayi yang sudah mulai makan, seperti mentimun atau wortel dingin yang dikupas.

  • Jaga kebersihan area mulut dan dagu dari air liur bayi. Gunakan celemek atau kain kering agar kulit tidak iritasi.

Baca Juga: Rutinitas Harian Bayi Usia 6 bulan: Waktu Tidur, MPASI, dan Bermain

(SA)