Konten dari Pengguna

Tips Jual Beli Emas Antam yang Aman dan Menguntungkan

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pedagang mengambil emas batangan PT Antam di toko emas di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (23/4). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pedagang mengambil emas batangan PT Antam di toko emas di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (23/4). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Emas Antam kini menjadi instrumen investasi yang paling populer karena nilainya yang stabil dan dijamin keasliannya. Namun, proses jual beli emas Antam perlu dilakukan dengan strategi yang tepat agar tidak merugi. Supaya dapat memperoleh keuntungan yang optimal, berikut tips jual beli emas Antam yang bisa dijadikan panduan seperti dikutip dari laman Pegadaian.

Daftar isi

1. Riset Harga Pasar

Emas Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan telah bersertifikat internasional. Nilainya dipengaruhi oleh berat, kondisi pasar, dan tingkat kemurnian. Lakukan riset harga pasar terkini sebelum menjual dan membeli agar dapat memaksimalkan keuntungan.

2. Pahami Tujuan Jual Beli Emas

Sebelum bertransaksi, tentukan dulu apa tujuan jual beli emas. Baik itu untuk investasi jangka panjang maupun jangka pendek. Menentukan tujuan sejak awal akan membantu investor menyusun strategi kapan waktu beli dan jual yang tepat sesuai dengan tujuan keuangan.

3. Pilih Produk Emas yang Tepat

Ada dua bentuk emas Antam yang umum dipilih untuk investasi, di antaranya:

  • Fisik (batangan): Cocok untuk penyimpanan jangka panjang, bisa dijual langsung ke toko.

  • Digital: Bisa dibeli dalam pecahan kecil melalui platform daring dan dicetak saat dibutuhkan.

4. Pilih Tempat Jual Beli yang Terpercaya

Transaksi emas sebaiknya dilakukan di tempat yang terjamin legalitas dan keamananya. Berikut beberapa opsi tempat yang bisa masuk pertimbangan.

  • Butik Emas Logam Mulia Antam atau situs resmi www.logammulia.com.

  • Pegadaian (Konvensional dan Digital)

  • Toko emas fisik terpercaya

  • Beberapa bank syariah tertentu

  • Lokapasar atau e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Pluang, Indogold, dan lainnya.

5. Atur Waktu Beli dan Jual dengan Tepat

Harga emas berfluktuasi setiap waktu dan sangat dipengaruhi oleh kondisi global dan ekonomi. Faktor yang memengaruhi harga emas meliputi:

  • Peristiwa global dan konflik geopolitik

  • Kondisi ekonomi

  • Permintaan pasar

  • Tingkat inflasi

  • Nilai tukar rupiah terhadap dolar

Waktu terbaik untuk membeli emas adalah ketika harganya turun, sementara waktu terbaik untuk menjual emas adalah saat harga pasar sedang naik. Untuk mendapatkan keuntungan maksimal, sebaiknya simpan emas selama 5-10 tahun.

6. Perhatikan Biaya Tambahan

Setiap transaksi emas bisa dikenakan biaya atau komisi, tergantung platform atau tempat bertransaksi. Bandingkan biaya dari beberapa platform sebelum memutuskan tempat beli atau jual emas.

7. Waspadai Emas Palsu

Penipuan jual beli emas palsu masih banyak terjadi. Agar terhindar dari risiko penipuan ini, berikut cara menghindarinya:

  • Beli emas Antam hanya dari tempat resmi.

  • Pastikan nomor seri sertifikat sesuai dengan yang tercetak di batang emas.

  • Sertifikat bisa diverifikasi keasliannya lewat aplikasi CertiEye untuk produk CertiCard.

  • Hindari harga yang terlalu murah dari pasaran.

  • Emas Antam asli memiliki kemasan rapi dan tersegel dengan rapat.

  • Emas Antam asli teksturnya lunak, tidak berbau anyir, berkarat, serta tidak memudar saat digosok.

  • Tidak bersifat magnetis, artinya tidak akan tertarik saat didekatkan dengan magnet.

Baca Juga: Cara Cek Sertifikat Antam Asli atau Palsu dengan Mudah

(SA)