Tips Memilih Kacamata Anti Radiasi yang Tepat untuk Perlindungan Optimal

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tips memilih kacamata anti radiasi penting dipahami agar tidak salah pilih. Kacamata anti radiasi dirancang untuk melindungi mata dari paparan radiasi berbahaya yang dipancarkan oleh perangkat elektronik seperti komputer, tablet, dan ponsel pintar. Lensa khusus pada kacamata ini memiliki lapisan untuk menyaring atau menyerap radiasi. Simak panduan lengkap berikut ini menurut laman The Lasik Surgery Clinic.
1. Kenali Jenis-jenis Kacamata Anti Radiasi
Ada beberapa jenis kacamata anti radiasi yang beredar di pasaran. Masing-masing punya kelebihan tergantung pada kebutuhan pengguna:
Kacamata anti radiasi resep, untuk pengguna dengan gangguan penglihatan, seperti rabun jauh, rabun dekat, atau silinder.
Kacamata anti radiasi non-resep, untuk pengguna tanpa gangguan penglihatan, tapi ingin melindungi mata dari paparan radiasi HP atau komputer sehari-hari.
Kacamata anti radiasi clip-on, memiliki lensa tambahan yang bisa dilepas-pasang pada frame sehingga tidak perlu mengganti kacamata utama.
Kacamata anti radiasi fit-over, dapat dipakai langsung di atas kacamata resep untuk perlindungan maksimal.
2. Sesuaikan Bentuk Bingkai dengan Fitur Wajah
Pemilihan kacamata antiradiasi juga harus disesuikan dengan fitur wajah. Berikut beberapa panduan memilihnya.
Bingkai bulat, cocok untuk wajah bersudut karena memberi kesan lembut.
Bingkai kotak, lebih cocok untuk wajah bulat karena dapat mempertegas fitur wajah.
Bingkai browline, untuk menambah karakter pada wajah dengan garis tegas di bagian atas.
Bingkai cat-eye, memberi kesan feminin dan mempertegas garis wajah.
Bingkai aviator, cocok untuk menonjolkan bentuk wajah.
Bingkai oval, memberi lengkungan lembut yang menyeimbangkan garis wajah yang tajam.
3. Perhatikan Material Kacamata
Material bingkai juga berpengaruh pada kenyamanan dan daya tahan. Bahan frame kacamata umumnya berasal dari:
Plastik, memiliki karakteristik ringan, ekonomis, dan tersedia dalam banyak warna.
Logam, umumnya lebih tahan lama, kuat, tapi bisa terasa lebih berat.
Asetat, lebih fleksibel dari plastik biasa dan tahan lama.
4. Cari Lensa Berkualitas Tinggi
Saat memilih kacamata anti radiasi, carilah lensa berkualitas tinggi yang dirancang khusus untuk menyaring cahaya biru dan radiasi berbahaya lainnya. Pilih lensa yang menawarkan perlindungan maksimal dengan tetap menjaga kejernihan dan meminimalkan distorsi.
5. Periksa Kenyamanan
Kacamata yang baik harus nyaman digunakan dalam waktu lama. Pastikan kacamata harus pas dan tidak terlalu menekan pangkal hidung atau bagian belakang telinga.
6. Pilih Gaya yang Sesuai
Selain mengutamakan fungsinya, kacamata anti radaisi juga hadir dalam berbagai gaya dan desain yang bisa disesuaikan dengan selera dan gaya busana. Pilihlah gaya yang sesuai dengan bentuk wajah, gaya pribadi, dan gaya berpakaian.
7. Manfaat Kacamata Anti Radiasi
Menggunakan kacamata anti radiasi secara rutin bisa membawa banyak manfaat, antara lain:
Mengurangi ketegangan mata saat saat menatap layar dalam waktu lama.
Menyaring cahaya biru yang dapat mengganggu kualitas tidur.
Membantu mencegah gangguan penglihatan jangka panjang akibat paparan layar perangkat elektronik.
Sebagai aksesori yang dapat menunjang penampilan agar lebih trendi dan percaya diri.
Baca Juga: Ciri Frame Kacamata yang Bagus dan Nyaman Dipakai
(SA)
