Semarak HUT Kabupaten Musi Rawas Ke-75, Digelar Festival Lan Serasan Sekentenan 2018

Tulisan dari hengky chandra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

MUSIRAWAS - Seni budaya daerah menjadi khasanah tersendiri bagi suatu daerah. Sehingga, menyemarakan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Musi Rawas (Mura) ke-75. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengelar festival budaya Lan Serasan Sekentenan (LSS) tahun 2018. Ketua Panitia Festival Lan Serasan Sekentenan (LSS) Kabupaten Mura, M Ujang Facrizal mengatakan festival LSS diikuti tim kesenian dari 14 kecamatan di Kabupaten Mura. Mereka menunjukkan kreativitas seni budaya yang dimiliki. Dengan tiga perlombaan yakni tari kreasi tradisi lokal Mura, lagu daerah dan theater atau drama yang mengangjat tema cerit masyarakat lokal atau kearifan lokal Mura. "Festival LSS 2018 kita gelar di Lapangan Desa Kalibening Kecamatan Tugumulyo. Mulai tanggal 20 April hingga 22 April," jelas M Ujang Facrizal saat membacakan kata sambutannya. Sabtu (21/04/2018).

Menurutnya, festival LSS 2018 ini diharapkan menjadi stimulus menarik minat wisatawan baik domestik maupun internasional untuk datang ke Kabupaten Mura. Dan juga memberikan hiburan kepada masyarakat tentang keanekaragaman kesenian daerah serta ikut melestarukan seni budaya daerah Mura. "Kita beri kesempatan luas bagi pelaku seni untuk berpartisipasi aktif, mengali, membina, turut melestarikan dan mempromosikan seni budaya lokal Kabupaten Mura. Sehingga, seni budaya Kabupaten Mura dikenal tidak hanya di tingkat daerah namun menunjang pariwisata Provinsi Sumsel," katanya. Selain itu, mengelar lomba kesenian dan budaya. Digelar juga, lomba cipta menu beragam bergizi seimbang (B2SA). Dimana memasyarakatkan menu konsumsi makanan sehat, bergizi, beragam dan aman. Khususnya bagi balita dalam masa pertumbuhan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Sementara itu, Bupati Mura, H Hendra Gunawan melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Musi Rawas, Amrullah, mengatakan festival LSS 2018 ini merupakan pergelaran dan perlombaan seni budaya di Kabupaten Mura. Meliputi, pagelaran seni suara daerah, tari kreasi daerah dan seni drama. "Kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan seni budaya daerah merupakan aset dan daya tarik wisata untuk berkunjung ke Kabupaten Mura. Dan memberikan ruang kepada generasi muda, budayawan dan budayawati untuk mengembangakan bakat seni budayanya," jelas Amrullah. Dia menjelaskan selain menggelar lomba kesenian dan budaya. Dirinya menyambut baik pelaksanaan lomba cipta menu beragam bergizi seimbang (B2SA). Diharapkan dengan lomba ini dapat meningkatkan pola pangan harapan (PPH) masyarakat dan semakin mengoptimalkan konsumsi menu B2SA. Sehingga, semakin tinggi capaian PPH di masyarakat. Sumber menu makanan B2SA saat ini difokuskan berbasis sumber pangan lokal. Semakin tersedia keragaman sumber daya pangan lokal yang bergizi dan aman. Maka semakin optimal konsumsi menu pangan B2SA yang akan meningkatkan pola pangan harapan (PPH) masyarakat. "Semoga lomba cipta menu B2SA dapat meningkatkan pemahaman dan pola hidup masyarakat untuk mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman dalam rangka meningkatkan kualitas SDM masyarakat," pungkasnya.(ril)
