Konten dari Pengguna

Belajar Lebih Seru dengan Metode Mind Map

Hery Setyawan

Hery Setyawan

Guru SMPN 42 Jakarta

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hery Setyawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mind map. Dokumentasi pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mind map. Dokumentasi pribadi

Pemerintah telah menerapkan Kurikulum Merdeka di setiap satuan pendidikan. Penerapan ini dilakukan secara bertahap, sedangkan untuk sekolah yang belum menerapkan pemerintah mendorong untuk segera melaksanakannya. Pemerintah memiliki alasan bahwa kurikulum ini merupakan jawaban dari pendidikan di Indonesia saat ini. Sebab dalam pelaksanaanya Kurikulum Merdeka memberikan seluas-luasnya kepada setiap satuan pendidikan untuk melihat segala potensi yang dimiliki.

Di sisi lain, guru merupakan salah satu faktor penting yang berkaitan dengan mutu pendidikan dan keberhasilan suatu sekolah. Ada banyak masyarakat kita beranggapan keberhasilan suatu pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru itu sendiri. Dalam mengajar diperlukan metode yang bervariatif sehingga yang ingin disampaikan oleh guru dapat tersampaikan dengan baik kepada peserta didik.

Menurut Tyson dan Caroll mengajar adalah sebuah cara dan proses hubungan timbal balik antara guru dengan siswa yang sama-sama aktif dalam melakukan kegiatan. Sementara menurut Tordif mengajar adalah perbuatan yang dilakukan oleh seorang guru dengan tujuan membantu dan memudahkan orang lain untuk melakukan kegiatan belajar.

Adapun tujuan mengajar secara sederhana untuk menyampaikan ilmu pengetahuan dan melatih pola pikir. Sehingga dibutuhkan guru yang memiliki kreativitas dalam kegiatan mengajar karena akan mewariskan pola pikir kreatif kepada peserta didiknya. Mengajar kreatif mutlak dibutuhkan oleh seseorang guru. Hal ini dimaksudkan agar pembelajaran di sekolah berlangsung dinamis dan menyenangkan. Dengan demikian mereka akan selalu bersemangat dan terinspirasi oleh kreativitas yang dilakukan oleh gurunya di kelas.

Pertanyaannya bagaimana cara mengajar kreatif itu? Ada beberapa contoh yang dapat dijadikan referensi bagi guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar di antaranya membuat lembar kerja yang menarik, menggunakan alat permainan, hingga membuat soal ulangan yang unik. Selain itu guru juga bisa menggunakan mind map sebagai metode mengajar yang kreatif.

Ilustrasi guru mengajar dengan mind map. Foto: Shutter Stock

Mind Map merupakan salah satu cara kreatif yang dapat digunakan oleh guru pada saat kegiatan belajar mengajar yang dalam penyajiannya bisa berupa diagram yang digunakan untuk menggambarkan sebuah tema, ide, atau gagasan utama dalam materi pembelajaran. Dengan mind map, tema, ide gagasan utama ditempatkan di tengah-tengah diagram. Selanjutnya masing-masing ide, tema dan gagasan tersebut membentuk jaringan yang luas. Mind Map ini sangat mirip dengan neuron dalam otak manusia membentuk jaringan yang luas namun saling berkaitan satu sama yang lain.

Konsep mind map telah digunakan dalam bidang pendidikan yaitu dalam proses pembelajaran di kelas. Guru dapat menyampaikan materi pelajaran yang rumit menjadi mudah selain itu juga anak-anak mampu menyerap materi pelajaran yang disampaikan dengan cara sederhana. Selain itu mind map ini juga melatih anak untuk belajar memilih sehingga peserta didik dapat menyerap kata atau kalimat yang penting dan tidak penting. Selain itu mind map juga dapat mempertajam daya ingat pada anak. Di sisi lain, alat ini sangat praktis dan sederhana, dan memahami maksudnya berimajinasi untuk menjadi kreatif di setiap pembelajaran yang dilakukan.

Dengan demikian mind map ini dapat membantu guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan peserta didik.