Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN Universitas Ngudi Waluyo Mengadakan Sosialisasi Tentang PHBS

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hesti Handayani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada tanggal, 29 Juli 2025 Mahasiswa KKN dari Universitas Ngudi Waluyo mengadakan sosialisasi mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di pertemuan PKK tingkat Desa Mlilir. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Ibu-Ibu PKK Desa Mlilir dengan jumlah 15 0rang . PHBS sendiri merupakan perilaku pola hidup bersih dan sehat PHBS sendiri meliputi kebersihan diri dan kebersihan lingkungan. Dalam kegiatan ini Mahasiswa KKN Universitas Ngudi Waluyo, menerangkan tentang pola hidup bersih dan sehat dengan tema "Mewujudkan Keluarga Sehat Melalui Ibu Cerdas : Peran Ibu PKK Dalam Pola Hidup Sehat".

Persiapan pemaparan materi PHBS oleh Mahasiswa KKN Universitas Ngudi Waluyo
zoom-in-whitePerbesar
Persiapan pemaparan materi PHBS oleh Mahasiswa KKN Universitas Ngudi Waluyo

PHBS sendiri memiliki tujuan diantaranya untuk meningkatkan kesadaran individu tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat, untuk mengubah sikap atau perilaku masyarakat guna selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, untuk mencegah dan mengendalikan penyakit baik penyakit menular maupun tidak menular, untuk meningkatkan kualitas kehidupan, dan mendukung agar terciptanya lingkungan yang sehat. PHBS ini harus senantiasa diterapkan dalam kehidupan, terutama dalam rumah tangga. Dimulai dari hal terkecil, seperti contohnya mencuci tangan dengan sabun, membuang sampah pada tempatnya, mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, olahraga teratur, tidak merokok dan mengecek kesehatan.

Kegiatan ini disambut baik dan antusias oleh Ibu-ibu PKK di Desa Mlilir. Antusias ini ditunjukkan pada saat sesi tanya jawab, banyak Ibu-ibu dari PKK Desa Mlilir yang mengajukan pertanyaan tentang materi yang disampaikan. Materi yang disampaikan oleh Mahasiswa KKN Universitas Ngudi Waluyo, mudah diterima oleh Ibu-ibu PKK di Desa Mlilir.