Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.93.2
Konten dari Pengguna
Pendampingan Akuaponik Guna Meningkatkan Kemandirian Pangan Pondok Pesantren
13 September 2022 16:56 WIB
Tulisan dari Hidsal Jamil tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Malang (03/09), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, melalui skema Pengabdian Abdi Dharma, telah melaksanakan pengabdian masyarakat dengan judul “Pendampingan Akuaponik Guna Meningkatkan Kemandirian Pangan Pondok Pesantren” di Rintisan Pondok Pesantren As-Sattar Darush Shodiqin Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
ADVERTISEMENT
Kegiatan Pengabdian FEB UB ini diketuai oleh Dwi Budi Santoso, S.E., MS, Ph.D, selaku dosen Jurusan Ilmu Ekonomi. Pengabdian ini menghadirkan ahli pertanian selaku pendamping dalam kegiatan pengabdian dan melibatkan Dynda Fadhlillah Aulia, S.E., sebagai mahasiswa anggota tim pengabdian.
Dwi Budi mengungkapkan bahwa pengabdian ini sebagai keberlanjutan pengabdian di tahun sebelumnya. Budidaya sayuran yang dapat dipadukan dengan budidaya perikanan dari hasil limbah air tidak terpakai.
Tujuan dari pengabdian ini memiliki dua sasaran utama yaitu yang pertama perlunya upaya pemenuhan biaya operasional pangan yang terus meningkat. Kedua, yang tidak kalah penting yaitu peningkatan keterampilan santri untuk kemandirian pangan, khususnya di bidang urban farming. Dimana tujuan dari pengabdian ini adalah permasalah yang sedang dihadapi oleh sebagian yayasan rintisan atau pondok pesantren rintisan terkhusus yang tidak memiliki kelebihan lahan.
ADVERTISEMENT
“Berdasarkan permasalahan rintisan pondok pesantren yang kami dampingi memiliki keterbatasan keuangan dan keterbatasan kepemilikan lahan. Kajian awal tersebut kami ajukan konsep urban farming dengan sistem akuaponik untuk dapat mensubsidi kebutuhan pangan khususnya sayur mayur dan ikan” lanjut Dwi Budi.
Pengabdian ini dilaksanakan dengan memberikan pendampingan kepada santri pondok pesantren, guna memberikan pembelajaran untuk memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang produktif. Adapun prospek kedepan, jika sistem akuaponik berhasil dikembangkan, maka dapat dilaksanakan pada rinitisan pondok pesantren lainnya. (hj)