Anjing Dan 74 Anak Kucing Saja Bisa Bersatu

All about hijab.
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Assalamu’alaikum Ukhti, kali ini aku punya satu kisah yang sangat menarik dan menginspirasi. Ceritanya tentang Seekor Anjing dan 74 anak kucing. Tidak seperti kisah Tom and Jerry yang sering kejar-kejaran dan menyakiti satu sama lain. Anjing dan kucing ini justru begitu akrab dan menyayangi satu sama lain. Mau tau kisahnya? Yuk Simak

Keakraban Moon dan kucing asuhnya | @cute_moonbear
Seekor anjing berusia lima tahun bernama Moon dari Perth, Australia, adalah anjing yang sangat penyayang, Sampai saat ini Moon telah membantu menjaga dan memberikan rasa kasih sayang pada 74 anak kucing di sebuah klinik hewan. Kate Hayes adalah seorang perawat di Rumah Sakit Hewan Warwick yang telah menemukan Moon ketika anjing itu masih kecil. Suatu hari, Kate memutuskan untuk membawa Moon ke tempatnya bekerja. Setelah itu, Moon mulai menunjukkan instingnya untuk membantu menjaga hewan lain yang membutuhkan. Menurut cerita Kate, dia pernah memelihara seekor anak kucing berkaki tiga bernama Phoenix sekitar empat tahun lalu. Ketika Moon pertama kali menemukan Phoenix, Moon terlihat sangat gembira dan bahagia. Pernah suatu ketika saat Phoenix baru sembuh setelah menjalani operasi, Moon selalu menemani kucing itu setiap waktu selain berusaha untuk melindungi dan menjaganya.

Moon dan kucing asuhnya | @cute_moonbear
Melihat hal tersebut, Kate sang perawat merawat lebih banyak anak kucing di rumahnya dan Moon sekali lagi membantu memastikan kucing-kucing itu senang berada di rumah tersebut. Dengan Moon bertindak seperti seorang ayah, anak-anak kucing ini mulai belajar berjalan, bermain, dan tumbuh dengan baik. Seiring waktu, anak-anak kucing sebanyak 74 ekor itu juga mulai merasa nyaman dengan Moon dan sangat menghormati ‘ayah angkat’ mereka.
Nah kalau anjing dan kucing saja bisa mendamaikan diri padahal dari dulu image mereka selalu berantem, Kenapa kita yang manusia punya akal pikiran dan punya hati masih sulit bersatu?
By Nadia Endika Putri
