Doa untuk Melindungi Diri dari Perbuatan Maksiat

All about hijab.
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai manusia, sudah sepatutnya untuk kita menyukuri apa yang sudah diberikan oleh Sang Pencipta. Termasuk diberiknya anggota tubuh yang lengkap, seperti mata, telinga, kaki, tangan, hidung, mulut, kemaluan, perut, dan anggota tubuh lainnya.
Setiap anggota tubuh tersebut memiliki fungsinya sendiri yang harus disyukuri. Tapi, anggota tubuh itu akan rusak jika pemiliknya tidak bisa menjaga dengan baik, seperti berbuat maksiat.
Allah SWT sangat membenci perbuatan tersebut. Sebab, itu sama saja menentang, mendurhakai, dan melanggar semua larangan-larangan yang telah ditetapkan-Nya.
Allah berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 14 yang artinya:
"Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan."
Maka dari itu, sebagai orang yang beriman sudah wajib untuk kalian semua menghindari perbuatan maksiat yang dapat merugikan diri sendiri. Banyak-banyaklah beristighfar dan berdoa untuk menjauhinya.
Agar dapat dijauhkan dari maksiat, kalian perlu amalkan doa ini, ya.
Bismillahirrahmanirrahim
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ التَوْبَةَ وَدَوَامَهَا وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ المَعْصِيَةِ وَأَسْبَابِهَا وَذَكِّرْنَا بِالخَوْفِ مِنْكَ قَبْلَ هُجُومِ خَطَرَاتِهَا، وَاحْمِلْهُ عَلَى النَّجَاةِ مِنْهَا وَمِنْ التَّفَكُّرِ فِي طَرَائِقِهَا وَامْحُ مِنْ قُلُوبِنَا حَلَاوَةَ مَا اجْتَبَيْنَاهُ مِنْهَا، وَاسْتَبْدِلْهَا بِالكَرَاهَةِ لَهَا وَالطَّمَعِ لِمَا هُوَ بِضِدِّهَا
Allaahumma innaa nas’alukat taubata wa dawaamahaa, wa na‘uudzu bika minal ma‘shiyati wa asbaabihaa, wa dzakkirnaa bil khaufi mina qabla hujuumi khatharaatihaa, wahmilhu alaan najaati minhaa wa minat tafakkuri fii tharaa’iqihaa, wamhu min quluuinaa halaawata majtabainaahu minhaa, wastabdilhaa bil karaahati lahaa wat thama‘I li maa huwa bi dhiddihaa.
Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu kami meminta pertobatan dan kelanggengannya. Kepada-Mu, kami berlindung dari maksiat dan sebab-sebabnya. Ingatkan kami agar takut kepada-Mu sebelum datang bahaya maksiat. Bawakan ketakutan itu untuk menyelamatkan kami dari maksiat dan dari pikiran di jalanan maksiat. Hapuskan kenikmatan maksiat yang kami pilih dari hati kami. Gantikan kenikmatan itu dengan rasa tidak suka dan keinginan terhadap lawanan maksiat."
Jadi, kalian harus berusaha sebisa mungkin untuk melawan hasrat bermaksiat. Dan semoga kita semua sebagai hamba Allah SWT lebih berhati-hati dalam berperilaku.
