Ganjaran Orang yang Suka Julid Seperti Bu Tejo

All about hijab.
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Baru-baru ini, popularitas Bu Tejo, sosok playmaker pergosipan di film pendek Tilik memang ramai dibicarakan. Gimana tidak, Bu Tejo yang bisa dibilang manifestasi lambe turah itu memang seakan lekat dengan kehidupan sosial di jaman sekarang.
Kata-katanya yang begitu menggelitik, menjadikan sosok Bu Tejo disukai banyak penikmat film. Kalau dilihat pada jaman-jaman sekarang, ngegibahin atau ngejulidin orang memang seperti sudah hal yang biasa dan wajar. Tapi, bagaimana cara Islam memandang orang-orang yang senang menjulid atau menggibahin orang?
Manusia memang diciptakan Allah SWT dengan berbagai sifat, baik dan buruk. Karakter Bu Tejo dalam film pendek Tilik, adalah salah satu contoh sifat buruk manusia yang berasal dari lisan. Lidah manusia yang seharusnya digunakan untuk mengatakan hal-hal tanpa menyakiti, malah digunakan sebaliknya. Menyakiti, mencemooh, atau mengolok-ngolok orang lain adalah suatu perbuatan yang menurut Islam adalah perbuatan tercela, sehingga bisa mendapatkan azab yang begitu pedih.
Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nur ayat 19 yang artinya:
"Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui."
Karakter Bu Tejo yang menggambarkan perilaku orang yang suka menggunjing dan membicarakan orang lain terlihat jelas dalam video yang berdurasi sekitar 32 menit itu. Dalam Islam, memiliki prasangka buruk apalagi sampai mencari-cari kesalahan adalah hal yang paling tidak disukai oleh Allah SWT.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 12 yang artinya:
"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
Selain ayat tersebut, dalam hadist yang diriwayatkan Tirmidzi juga menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk hidup rukun ke sesama umat Islam.
"Orang Islam itu saudara bagi orang Islam lain, jangan saling mengkhianati, jangan saling membohongi, dan jangan saling merendahkan, setiap Muslim atas Muslim yang lain itu haram rahasianya, hartanya dan darahnya, taqwa itu ada disini (dalam hati) cukup seseorang dikatakan jelek jika memandang rendah saudaranya Muslim."
Nah, sekarang kalian sudah tahu kan bahwa bergosip, ngejulid, nyinyirin orang lain adalah perilaku yang memiliki dosa besar, apalagi jika yang digosipkan merupakan berita bohong. Jadi, kalian jangan termasuk ke dalam orang-orang yang memiliki karakter seperti Bu Tejo, ya.
